Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 26 April 2026 | 22:02 WIB
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
mobil 7 seater bisa diisi pertalite (gemini)

Suara.com - Harga BBM yang terus merangkak naik bikin banyak orang mulai putar strategi, termasuk soal kendaraan. Di tengah isu kenaikan Pertamax 92 dan Pertamax Green 95, setelah Pertamax Turbo lebih dulu melonjak dari Rp13.100 ke Rp19.400, opsi mobil bekas 7 seater yang bisa isi pertalite jadi makin dilirik.

Masuk akal, karena selain bisa angkut keluarga, mobil jenis ini juga lebih “bersahabat” untuk dompet dalam jangka panjang. Apalagi kalau mesinnya masih toleran BBM RON 90, biaya harian bisa ditekan tanpa harus mengorbankan fungsi utama. Nah, kalau Anda lagi cari mobil bekas 7 seater yang bisa isi pertalite, ini beberapa opsi yang worth it dipertimbangkan.

1. Toyota Calya

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Kalau prioritas Anda adalah irit dan praktis, Toyota Calya jadi salah satu jawaban paling masuk akal. Mobil ini dibekali mesin 1.2L yang terkenal efisien, bahkan dalam kondisi stop-and-go di dalam kota sekalipun.

Penggunaan Pertalite masih tergolong aman untuk mesin ini selama perawatan rutin dilakukan, seperti ganti oli dan pengecekan injektor. Kabinnya cukup untuk 7 penumpang, meski baris ketiga lebih ideal untuk anak-anak. Dengan harga bekas mulai Rp120 jutaan, Calya cocok untuk Anda yang cari mobil keluarga dengan biaya operasional rendah.

2. Daihatsu Sigra

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Bisa dibilang, Daihatsu Sigra adalah versi lebih ekonomis dari Calya. Dengan pilihan mesin 1.0L dan 1.2L, mobil ini sangat hemat bahan bakar dan ringan untuk penggunaan harian.

Menariknya, Sigra masih cukup toleran dengan Pertalite, terutama untuk pemakaian normal tanpa beban berat terus-menerus. Biaya servisnya juga relatif murah karena spare part mudah ditemukan. Di pasar bekas, harganya mulai Rp105 jutaan, menjadikannya salah satu opsi paling ramah kantong.

3. Toyota Avanza 1.3

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Tidak lengkap rasanya membahas mobil keluarga tanpa menyebut Toyota Avanza. Varian mesin 1.3L jadi pilihan menarik karena konsumsi BBM-nya lebih efisien dibanding versi 1.5L.

Selain itu, Avanza dikenal “bandel” dan mudah dirawat. Banyak pengguna masih memakai Pertalite tanpa masalah berarti, selama kondisi mesin tetap prima. Suspensinya nyaman untuk perjalanan jauh, dan ruang kabin cukup lega. Harga bekasnya mulai Rp113 jutaan, tergantung tahun dan kondisi unit.

4. Daihatsu Xenia 1.3

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Sebagai saudara dekat Avanza, Daihatsu Xenia 1.3 menawarkan paket serupa dengan harga yang biasanya lebih miring. Mesin 1.3L-nya cukup efisien dan cocok untuk penggunaan keluarga.

baca juga

Dengan perawatan yang baik, penggunaan Pertalite masih aman untuk mobil ini. Konsumsi BBM juga relatif irit untuk ukuran MPV 7 seater. Kabin luas dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Harga bekasnya berkisar Rp150 jutaan, tergantung kondisi dan tahun produksi.

5. Suzuki Ertiga Non-Hybrid

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Kalau Anda mencari kenyamanan ekstra, Suzuki Ertiga non-hybrid patut dilirik. Mesin 1.4L-nya terasa halus dan cukup efisien untuk perjalanan jarak jauh maupun dalam kota.

Walau secara ideal lebih cocok BBM RON lebih tinggi, banyak pengguna masih menggunakan Pertalite untuk pemakaian harian. Kabinnya terasa lebih premium dibanding LCGC, dengan suspensi yang empuk. Di pasar bekas, harga Ertiga non-hybrid berada di kisaran Rp160 jutaan.

6. Daihatsu Terios

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Beralih ke segmen SUV, Daihatsu Terios cocok untuk Anda yang sering melewati jalanan kurang mulus. Ground clearance tinggi jadi keunggulan utama mobil ini.

Mesin 1.5L-nya cukup tangguh dan masih toleran menggunakan Pertalite untuk penggunaan normal. Selain itu, perawatan Terios relatif mudah karena jaringan bengkel luas. Harga bekasnya mulai Rp141 jutaan, tergantung tipe dan tahun.

7. Toyota Rush

mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite
mobil bekas 7 seater yang bisa isi prrtalite

Kalau ingin tampilan lebih sporty, Toyota Rush bisa jadi pilihan menarik. Secara mesin dan platform, mobil ini mirip dengan Terios, namun dengan desain yang lebih modern.

Rush tetap bisa menggunakan Pertalite untuk penggunaan sehari-hari, meski tetap disarankan sesekali menggunakan BBM dengan RON lebih tinggi untuk menjaga performa mesin. Kabinnya lega dan cocok untuk keluarga aktif. Harga bekasnya berkisar Rp160 jutaan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara dan Biaya Balik Nama Mobil Bekas Antar Provinsi, Simak Syarat dan Rinciannya

Cara dan Biaya Balik Nama Mobil Bekas Antar Provinsi, Simak Syarat dan Rinciannya

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 14:25 WIB

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:29 WIB

BBM Solar Naik, Harga Fortuner dan Pajero Sport Bekas Terkoreksi Tajam?

BBM Solar Naik, Harga Fortuner dan Pajero Sport Bekas Terkoreksi Tajam?

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:19 WIB

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

Entertainment | Sabtu, 12 September 2026 | 09:15 WIB

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:13 WIB

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 09:05 WIB

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 09:00 WIB

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:59 WIB

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 08:45 WIB

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:25 WIB

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

×