Nursyah memang aktif di media sosialnya dan mengunggah konten berjoget atau bernyanyi. Namun sayangnya, unggahannya itu penuh dengan sindiran netizen.
Ibu Indah Permatasari bahkan dikatai stres dan disarankan untuk ke psikiater. Hal ini dikarenakan netizen melihatnya aneh dan sangat aktif.
Mengetahui dikatai stres, Nursyah tak terima. Ia mengaku kontennya itu untuk menghibur dirinya sendiri.
"Saya mengaji kan salah semua katanya, saya joget (dibilang) gila, stres. Tapi mereka nikmati. Nikmatin tuh joget-joget saya dengan daun-daun, tanaman hias," kata Nursyah dalam siaran langsungnya di TikTok, Selasa, (17/10/2023).
"Sabtu, Minggu, saya harus bahagia, joget-joget, jungkir balik urusan saya yang penting saya membahagiakan orang. Membahagiakan diriku," sambungnya lagi.
Ia memutuskan untuk memblokir komentar jahat agar tak sakit hati.
"Ini yang kurang ajar ini, namanya iri orang jahat ini. Kalo ada yang kurang ajar saya hapus. Iya aku block," katanya.
Berbeda dengan Arie Kriting. Meski perseteruannya dengan Nursyah belum selesai, bahkan mertuanya itu menuduhnya memakai ilmu hitam, komika tersebut tetap membelanya.
Menurutnya, jika ia memberi klarifikasi di ruang publik akan menutup jalan perdamaian antara dirinya dengan ibu Indah Permatasari tersebut.
Baca Juga: Profil 4 Hakim MK yang Beda Pendapat Soal Kepala Daerah di Bawah 40 Tahun Bisa Maju Pilpres
"Nggak bisa kalau harus membenci atau memusuhi orang yang kamu punya kewajiban menghormati atau mencintainya. Kalau misalnya saya klarifikasi satu dan lain hal, kemudian itu memupuk rasa kecewa di hati saya, perlahan pintu untuk berbakti itu akan tertutup. Itu yang saya tidak mau," ucap Arie Kriting dikutip dari YouTube kasisolusi.
Arie Kriting sampai saat ini masih sabar menunggu untuk bertemu dan berdamai dengan Nursyah.
"Pintunya belum dibuka hari ini, nggak apa-apa. Mungkin suatu saat nanti. Kami tidak akan berhenti menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkan baktinya kami. Mau sampai kapan pun, beliau orang yang kami hormati dan cintai," terang Arie Kriting.