SuaraTasikmalaya.id - Kesadisan terlihat saat rekonstruksi pembunuhan terhadap purnawirawan TNI, Muhammad Mubin alias Babeh (63) yang dilakukan polisi.
Sebelumnya, tersangka Henry Hernando alias Aseng melakukan pembunuhan terhadap korban Muhammad Mubin pada 16 Agustus 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.
Tersangka Aseng kesal lantaran korban kerap parkir di depan ruko miliknya di TKP.
Korban Babeh ini merupakan seorang sopir di sebuah mebel di Lembang, yang tercatat sebagai seorang pensiunan TNI.
Dalam proses rekonstruksi di TKP di Jalan Adiwarta, RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Babeh akhirnya tewas setelah ditikam tersangka Henry Hernando alias Aseng (30).
Dari pantauan Suara.com, reka ulang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dalam penjagaan ketat aparat kepolisian.
Rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut disaksikan ratusan warga sekitar dan para purnawirawan TNI.
Untuk membuat kasus dan motif terang benderang, polisi menghadirkan langsung tersangka dalam melakukan reka ulang.
Adegan dalam rekonstruksi bermula saat tersangka Aseng berada di rumah. Dia terlihat melakukan beberapa adegan.
Saat itu terlihat tersangka turun dari lantai dua, hingga kemudian menghampiri korban.
Ketika reka adegan dimulai, para Purnawirawan TNI yang hadir tampak emosi melihat tersangka, Aseng.
Mereka berteriak meminta tersangka Aseng melepaskan masker yang dikenakannya.
"Hey pembunuh (Aseng) buka maskernya," kata seorang Purnawirawan TNI yang hadir, berteriak.
Dalam adegan, terlihat Aseng dan korban terlibat cekcok. Tak lama kemudian, Aseng menusuk korban secara sadis.
Saat kejadian, korban tidak sempat melawan lantaran posisinya berada di dalam kendaraan pickup.