Anggota DPR Bergerak! Jenderal Dudung Dinilai Melawan, Kader PDIP Singgung Tongkat Komando

tasikmalaya

Kamis, 15 September 2022 | 14:47 WIB
Anggota DPR Bergerak! Jenderal Dudung Dinilai Melawan, Kader PDIP Singgung Tongkat Komando
Foto kolas KSAD TNI AD, Jenderal Dudung, dan Anggota DPR, Maman Imanul Haq serta Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Utut Adianto. (suara.com/Facebook/Utut Adianto)

SuaraTasikmalaya.id – Terkait ucapan politisi PDIP, Effendi Simbolon yang menyinggung TNI, berbuntut panjang.
 
Diduga ada gerakan yang dikamondo Jenderal Dudung Abdurachman untuk merespons perkataan anggota DPR, Effendi Simbolong yang menyamakan TNI dengan ormas.
 
Reaksi Dudung yang diduga memberi perintah anggota TNI untuk bersikap di media sosial ini rupanya dibalas oleh anggota DPR.
 
Kabar terbarunya, Anggota DPR melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan segera memanggil Jenderal Dudung.
 
Dalam hal ini DPR RI rupanya tidak sekadar wacana. Mereka tidak main-main untuk memanggil KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. 
 
Dinilai penting, apa yang menjadi masalah berkait Jenderal Dudung ini sudah diputuskan dalam rapat.
 
"Iya kita sudah ngobrol-ngobrol (memanggil Jenderal Dudung) bahwa ini penting ya," kata anggota MKD DPR, Maman Imanul Haq di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).
 
Maman mengatakan, surat pemanggilan akan segera dikirim dalam waktu dekat ini.
 
Terkait pemanggilan Jenderal Dudung adalah untuk mengklarifikasi ucapan dia dalam video yang kini viral.
 
Apa yang dilakukan Jenderal Dudung ini dianggap mengintimidasi DPR, dalam hal ini anggota Komisi I, Effendi Simbolon.
 
Maman mengatakan, pemanggilan ini penting dilakukan untuk meredam agar tidak merembet.
 
"Secepatnya (kirim surat pemanggilan Jenderal Dudung) kalau kita dipandang itu penting untuk meredam ya,” jelas Maman.
 
Maman tak ingin video pernyataan Dudung ini meresahkan lalu terjadi konflik horizontal.
 
“Jangan sampai video (pernyataan Jenderal Dudung) itu semakin meresahkan lalu terjadi konflik horizontal," ujar Maman.
 
Video pernyataan Jenderal Dudung yang diarahkan pada prajurit TNI, jika memang ada ketersinggungan dengan DPR, seharusnya Dudung tidak perlu membuat pernyataan terkait kepada jajaran.
 
"Ke bawahannya untuk dalam tanda kutip melawan DPR. DPR kan sebenarnya tidak perlu dilawan. DPR hanya perlu diperkuat argumen, beradu argumen lah di sini," ujar Maman.
 
Di tempat lain, Wakil Ketua Komisi I DPR sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Utut Adianto mengaku jika dirinya tidak memahami apa dilakukan KSAD Jenderal Dudung. 
 
Utut menilai jika apa yang diungkapkan KSAD adalah bagian dari ranah Jenderal Dudung.
 
"Kalau ditanya. Apakah kita memahami gerak (TNI) di sana? Tentu tidak,” kata Utut. 
 
“Biar ini wilayahnya pak KSAD," ucap Utut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2022).
 
Dari sana Utut menyinggung soal komando yang dipegang Jenderal Dudung, di mana bisa menggerakkan atau meredam pasukan di bawahnya.
 
Dudung memiliki komando yang bisa digunakan untuk menggerakan jajaran TNI AD di bawah sesuai instruksi. 
 
Termasuk kata Utut, tongkat komando tersebut bisa untuk membuat prajurit yang marah untuk tidak marah.
 
"Kan pak KSAD (Jenderal Dudung) punya tongkat komando. Tongkat komando itu bukan sekadar tongkat,” ucap Utut. 
 
“Ini bisa membuat yang marah-marah menjadi tidak marah. Tugas kami adalah mengademkan," kata Utut.
 
Utut juga menyinggung ucapan Effendi Simbolon yang diduga menjadi pemantik jajaran prajurit TNI bergerak.
 
Utut mengatakan jika jajarannya sudah berkomunikasi kepada Dudung. Termasuk kata Utut ke Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.
 
Dari sana Utut menilai jika rekan sesame partainya itu menyampaikan permohonan maaf.
 
Permintaan maaf Effendi Simbolon ini sangat penting agar kondisi yang memanas menjadi adem kembali.
 
"Kalau tadi ada itu, ya tentu kami akan bicara dengan pak KSAD, ini kan info dari Mas Sulis. Mudah-mudahan segera setelah permintaan maaf dari senior kami, Pak Effendi Simbolon," kata Utut.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terima Maaf Effendi Simbolon, Dudung: Itu Masalah Kecil, Tak Perlu Dibesar-besarkan

Terima Maaf Effendi Simbolon, Dudung: Itu Masalah Kecil, Tak Perlu Dibesar-besarkan

News | Kamis, 15 September 2022 | 14:40 WIB

Buntut Video Intruksi 'Lawan DPR', Selain Siap Panggil Jenderal Dudung, MKD: Jangan Sampai Meresahkan

Buntut Video Intruksi 'Lawan DPR', Selain Siap Panggil Jenderal Dudung, MKD: Jangan Sampai Meresahkan

Sumedang | Kamis, 15 September 2022 | 14:35 WIB

KSAD Dudung Ajak Prajurit TNI Tanggapi Pernyataan Effendi Simbolon, Pengamat Militer: Bahaya, Melanggar Aturan

KSAD Dudung Ajak Prajurit TNI Tanggapi Pernyataan Effendi Simbolon, Pengamat Militer: Bahaya, Melanggar Aturan

News | Kamis, 15 September 2022 | 14:46 WIB

Tegas, Begini Tanggapan Dandim Karawang Terkait Pernyataan Effendi Simbolon PDIP

Tegas, Begini Tanggapan Dandim Karawang Terkait Pernyataan Effendi Simbolon PDIP

Purwasuka | Kamis, 15 September 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×