Ferdy Sambo Belum Menyerah, IPW Kirim Sinyal akan Ada Perlawanan Balik

tasikmalaya

Selasa, 20 September 2022 | 06:26 WIB
Ferdy Sambo Belum Menyerah, IPW Kirim Sinyal akan Ada Perlawanan Balik
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso saat dipanggil MKD DPR. (Suara.com/Novian)

SuaraTasikmalaya.id - Upaya banding yang dilakukan Ferdy Sambo sudah selesai digelar, Senin (19/8/2022).

Dari putusan yang telah ditetapkan, Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menolak permohonan banding Ferdy Sambo.

Penolakan banding Ferdy Sambo ini ditetapkan secara resmi melalui putusan yang disampaikan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Agung Budi Maryoto.

"Satu, menolak permohonan banding pemohon banding (Ferdy Sambo)," kata Komjen Agung Budi Maryoto.

Kemudian yang kedua, Komjen Agung Budi Maryoto mengatakan jika putusan yang ditetapkan menguatkan putusan sidang Komisi Sidang Kode Etik Polri tanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Ferdy Sambo.

Terkait hasil putusan menolak banding yang diajukan Ferdy Sambo, Indonesia Police Watch (IPW) menilai jika perlawanan belum selesai.

IPW mengkhawatirkan setelah semua berlangsung akan ada perlawanan balik mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, meski Ferdy Sambo dipecat dari anggota Polri, namun diyakini akan terus melakukan perlawanan.

Sebagai eks Kadiv Propam  ‘polisinya polisi’, Sugeng meyakini, akan melakukan perlawanan balik dalam bentuk lain di luar proses hukum.

Satu di antara upaya perlawanan yang mungkin dilakukan adalah Ferdy Sambo kemungkinan akan mengungkap dugaan pelanggaran yang dilakukan sejumlah anggota Polri.

“Pak FS (Ferdy Sambo) ini polisinya polisi. Dia memegang banyak informasi terkait dugaan pelanggaran polisi yang sampai saat ini kita tidak tahu," kata Sugeng seperti dikutip dari televisi berita pada Senin (19/9/2022).

Hingga saat ini Sugen menilai jika Ferdy Sambo belum banyak bicara mengenai kasus yang membelitnya.

Namun IPW melihat, Ferdy Sambo diduga akan melakukan serangan balik atas yang menimpanya.

Sugeng mengatakan, pihaknya mempunyai beberapa dokumen yang memiliki sinyalemen akan ada upaya perlawanan di luar proses hukum.

“IPW punya dokumen-dokumen itu. Dokumen-dokumen diduga sinyalemen bahwa akan ada upaya perlawanan di luar proses hukum yang terjadi melalui pendiskreditan," kata Sugeng.

Sugeng mengatakan, meski Ferdy Sambo sudah cipecar, namun diyakini banyak relasi sang jenderal yang tidak akan tinggal diam.

Kata Sugeng, Ferdy Sambo masih memiliki banyak teman di instansi Polri yang kemungkinan bisa membantunya melakukan perlawanan.

“Upaya-upayanya di luar, bisa komunikasi segala macam. Kan beliau masih punya teman-teman segala macam,” kata Sugeng.


Saksi Kunci Tak Lihat Ada Pelecehan di Magelang

Hingga saat ini saksi kunci peristiwa di Magelang, Bripka RR masih pada pendiriannya, yakni tidak melihat adanya dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan pada Brigadir J.
 
Bripka RR mengatakan, dirinya sempat melihat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, namun tidak jelas.
 
Selain itu Bripka RR juga tidak melihat istri Ferdy Sambo seperti habis menangis Ketika menengok sang bos yang sedang berbaring.
 
Diakui Bripka RR, dirinya tahu istri Ferdy Sambo menangis dari ungkapan Kuat Ma’ruf dan juga Susi.
 
Atas kesaksian itu, Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik Indonesia, Refly Harun melihat sisi lain dari pengakuan istri Ferdy Sambo.
 
Refly Harun menilai pengakuan Bripka RR menegaskan adanya dugaan kebohongan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan istrinya.
 
Dikatakan Refly Harun, jika melihat kasus pembunuhan Brigadir J, maka semua sudah selesai.
 
“Kalau kita bicara tentang otak pembunuhan Brigadir Yosua, maka permainan sudah selesai, kata Refly Harun. 
 
Namun, hal itu tidak cukup lantaran motif mengapa Brigadir J harus dihabisi belum terbongkar.
 
“Tapi yang belum selesai adalah motif (penembakan hingga mati), mengapa Sambo harus mengakhiri hidup Yosua (Brigadir J),” kata Refly.
 
Dalam kasus dugaan pembunuhan berencana ini, Refly Harun mengatakan jika scenario awal adalah baku tembak yang disebabkan ada pelecehan di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada (8/7/2022).
 
Setelah itu muncul dugaan motif baru saat ketua RT ikut dalam pra rekonstruksi di TKP Duren Tiga.
 
Dari sana muncul spekulasi lain, yakni dugaan adanya hubungan istimewa antara Ferdy Sambo dengan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Ketika itu RT setempat hanya melihat foto keduanya terpampang di kamar milik mantan Kadiv Propam tersebut.
 
Kemudian, isu soal motif pembunuhan Brigadir J ini bergeser dari Duren Tiga ke Magelang. 
 
Dikatakan Refly Harun, muncul locus delicti yang berpindah dari sebelumnya di Duren Tiga ke Magelang, justru menjadi pertanyaan besar.
 
Di TKP Magelang disebut-sebut jika Putri Candrawathi mengaku dilecehkan oleh Brigadir J.
 
Kemudian apa yang diakui istri Ferdy Sambo ini diperkuat dua saksi, Kuat Ma’ruf dan Susi.
 
Pada keterangan keduanya, mereka menduga ada pelecehan lantaran tidak melihat secara langsung.
 
Kedunya tahu ada dugaan pelecehan seksual setelah istri Ferdy Sambo mengatakan hal tersebut pada keduanya.
 
Di sisi lain, dijelaskan Refly Harus sempat berada dalam kubu Sambo, Bripka RR.
 
Satu di antara saksi kunci dalam kasus kematian Brigadir J ini akhirnya mengubah keterangannya.
 
Bripka RR mengaku tidak melihat Putri Candrawathi menangis saat di Magelang, Ketika semua dikumpulkan lantaran mendapat panggilan dari istri Ferdy Sambo.
 
Ketika itu, justru yang dilihat menangis adalah asisten rumah tangga yang bernama Susi.
 
Dalam kesaksiannya, Bripka RR tetap pada pendirinya dengan apa yang dilihatnya, yakni pertengkaran antara Kuat Ma’ruf dengan Brigadir J.
 
Bripka RR mengatakan, di lokasi kejadian justru yang adalah ketegangan antara Brigadir J dan Kuat Ma’ruf.
 
Setelah itu, Bripka RR mengantar Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi yang sedang berbaring.
 
“Putri (istri Ferdy Sambo) cuma berbaring tidur-tiduran aja katanya. Mungkin kondisi badannya kurang baik,” ujarnya.
 
Setelah itu, muncul isu lain yang menduga adanya hubungan istimewa antara Putri Candrawathi dan Kuat Ma’ruf.
 
Refly Harun mengatakan, motif Ferdy Sambo menghabisi Brigadir J menjadi tidak jelas.
 
Akan tetapi, Refly Harun mengatakan, bisa jadi satu di antara spekulasi sebagian orang ada yang benar.
 
Dia menduga, ada kemungkinan Brigadir J dihabisi lantaran mengetahui soal aktivitas Ferdy Sambo.

“Makin gak jelas motif domestiknya, mungkin benar kecurigaan sebagian orang bahwa ini ada kaitannya dengan aktivitas-aktivitas Sambo yang ilegal terhadap kegiatan-kegiatan yang melawan hukum juga terkait dengan dana yang besar,” katanya.***
 
 Sumber: YouTube Refly Harun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Kunci Tak Lihat Ada Pelecehan di Magelang, Kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Selesai?

Saksi Kunci Tak Lihat Ada Pelecehan di Magelang, Kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Selesai?

| Senin, 19 September 2022 | 18:22 WIB

BREAKING NEWS! Dihadapi Jenderal Bintang Tiga, Karier Ferdy Sambo Tamat

BREAKING NEWS! Dihadapi Jenderal Bintang Tiga, Karier Ferdy Sambo Tamat

| Senin, 19 September 2022 | 14:18 WIB

Ferdy Sambo Gelap Mata Saat Dapat Ancaman, Pengacara Brigadir J Singgung Istri Simpanan hingga Minta Segera Tangkap Sosok yang Jadi Biang Kerok

Ferdy Sambo Gelap Mata Saat Dapat Ancaman, Pengacara Brigadir J Singgung Istri Simpanan hingga Minta Segera Tangkap Sosok yang Jadi Biang Kerok

| Senin, 19 September 2022 | 12:00 WIB

Dibongkar Penasihat Kapolri, Ini Alasan Memori Banding Ferdy Sambo Diterima

Dibongkar Penasihat Kapolri, Ini Alasan Memori Banding Ferdy Sambo Diterima

| Senin, 19 September 2022 | 11:36 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf

Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf

Jabar | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:24 WIB