SuaraTasikmalaya.id - Tersangka dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo dalam Sidang Etik mengatakan jika istrinya, Putri Candrawathi dibanting Brigadir J.
Dia mengatakan aksi kekerasan mendiang Brigadir J tersebut berakhir dengan tindakan kekerasan seksual pada istrinya.
Akan tetapi netizen melihat ada yang yang janggal dari kesaksian Ferdy Sambo.
Saat sidang kode etik Ferdy Sambo yang menyebutkan bahwa Putri Candrawathi dibanting, diduga bohong.
Apa yang menjadi klaim tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo yang mengatakan sang istri dibanting dan diperkosa oleh mendiang ajudannya, dinilai tidak wajar.
Apa yang menjadi klaim Ferdy Sambo tersebut kemudian memantik cibiran pedas dari seorang TikTokers dengan nama akun @someone_03306.
Dia dalam komentarnya mengatakan ucapan Ferdy Sambo soal istrinya dibanting lalu diperkosa Brigadir J disebut mengada-ngada.
Dia menilai sangatlah tidak logis jika Brigadir J membanting Putri Candrawathi yang umurnya sudah menginjak angka 50 tahun.
Jika benar istri Ferdy Sambo dibanting, maka akan menyisakan rasa sakit pada tubuhnya yang teramat sangat.
Hal itu mengingat umur istri Ferdy Sambo yang suda tua, yakni sekitar 50 tahunan.
"Tolong lah Anda udah tua (ke istri Ferdy Sambo). Kalau Anda dibanting sekalian diperkosa, apa enggak remuk tuh tulang-tulang? Ha?!" katanya.
Pinggang encok
Dia kemudian membandingkan dengan kondisinya yang masih muda, yang jika dibanting akan langsung merasakan encok.
"Gue aja yang masih muda, kalau dibanting at least pinggang pasti encok, Bu," ujar pemilik akun, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Kamis (22/9/2022).
Kemudian dia menjelaskan jika seandainya menjadi korban perkosaan.
Sang TikToker mengatakan jika menjadi korban pelecehan, akan langsung melakukan visum usai kejadian tersebut terjadi.
Dan dipastikan kata dia, akan ada bekas perkosaan, kemudian kekerasan fisik ketika dibanting.
"Pinggang encok, pasti lebam sana-sini terus enggak mungkin gue enggak visum setelah diperkosa, gue pasti akan visum dan pasti gue bawa bukti yang banyak," paparnya.
Melihat apa yang dilakukan Ferdy Sambo dan istrinya, wanita tersebut menyarankan agar jujur.
Hal tersebut lebih baik dan mulia daripada terus memperpanjang masalah dengan berbagai bumbu drama.
Lantas wanita tersebut juga mengingatkan jika roda berputar pada diri siapa saja.
Dia mengatakan apakah Ferdy Sambo dan istri tidak takut akan masa depan anak-anaknya yang dikhawatirkan terdampak hukum tabur tuai di masa yang akan datang.
"Udah lah kalau salah, salah aja. Yoshua meninggal, tapi Tuhan ada lho!" katanya.
"Lo (Ferdy Sambo dan istri) hati-hati, lo punya anak cowok cewek, lo enggak pernah tahu apa yang terjadi ke mereka di depannya," katanya.
Dia mengingatkan Ferdy Sambo, jangan sampai kesalahan yang terjadi saat ini menjadi karma di kemudian hari.
"Jadi, tolonglah kalau Anda (Ferdy Sambo) ngelakuin kesalahan ke seseorang, at least jangan bikin kesalahan yang berujung dengan karma yang bakal diterima anak-anak kalian nanti. Hukum tabur tuai itu ada," sambung wanita itu.
Bahkan dia juga memperingatkan Putri Candrawathi agar hati-hati dalam berucap.
"Jadi, tolong gak usah ngadi-ngadi ya, enggak mungkin Anda diperkosa dan dibanting," pungkasnya.
Sumber: SuaraBekaci.id