SuaraTasikmalaya.id - Kabarnya musisi grup band Dewa19, Ahmad Dhani, kini meminta supaya pihak berwenang membuatkan sebuah monumen mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Artis sekaligus musisi band Dewa19, Ahmad Dhani sebelumnya sempat teriaki nama Ferdy Sambo beberapa kali ketika dirinya konser di beberapa panggung acara, salah satunya ia teriaki ‘Ferdy Sambo’ ketika tampil di panggung Lake Stage, Synchronize Fest 2022.
Hal tersebut dilakukan Ahmad Dhani ketika membawakan lagu berjudul Distorsi.
Aksi Ahmad Dhani akhirnya membuat publik penasaran dan bertanya-tanya, mengapa dirinya meneriaki nama Ferdy Sambo.
Akhirnya Ahmad Dhani mau mengutarakan alasannya mengapa meneriaki Ferdy Sambo ketika membawakan lagu Distorsi.
"Jadi begini itu harusnya kan 'merdeka' kalau di oroginal songnya kan. 'Jayalah negeri ini jayalah negeri ini merdeka..'.Biasanya begitu," jelas Ahmad Dhani, ditemui di Pondok Indah, Rabu (12/10/2022).
Oleh karena itu, Ahmad Dhani berinisiatif untuk merubah kata ‘merdeka’ dalam lagu Distorsi menjadi ‘Ferdy Sambo’.
![Foto Ahmad Dhani bersama bandnya konser di panggung Lake Stage, Synchronize Fest 2022. [Instagram/@ahmaddhaniofficial]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/10/12/1-foto-ahmad-dhani-bersama-bandnya-konser-di-panggung-lake-stage-synchronize-fest-2022.jpg)
Tak hanya itu, suami dari penyanyi Mulan Jameela ini juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk membuatkan sebuah monumen Ferdy Sambo.
"Menurut saya, Ferdy Sambo adalah sebuah monumen yang tidak bisa dilupakan," ucap Ahmad Dhani, dikutip dari Suara.com, Rabu (12/10/2022).
Hal ini karena ia berpandangan bahwa kelakuan Ferdy Sambo menorehkan sejarah buruk bagi institusi Polri.
Maka sewajarnya menurut Ahmad Dhani tindak kejahatan sang mantan jenderal dibuatkan monumen untuk pengingat.
Kemudian ia juga memberikan alasannya terkait usulan atau permintaan pembuatan monumen Ferdy Sambo itu.
"Kenapa Ferdi Sambo? Saya terinspirasi dulu tahun 1990-an di Surabaya kalau ada mobil kecelakaan, hancur, dulu sama pemerintah setempat itu dijadikan monumen, dipajang di tengah jalan supaya orang lihat bahwa ada kejadian," ungkapnya.
Ahmad Dhani memberitahukan jika ide pembuatan monumen tersebut nantinya akan mengingatkan orang-orang akan kasus Ferdy Sambo.
"Jadi supaya orang lihat bahwa pernah ada kejadian seperti itu," kata Ahmad Dhani.
Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo menjadi sorotan banyak publik bahkan hampir seluruh penduduk Indonesia atas kasusnya terkait dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan terhadap ajudannya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Dari hasil pemeriksaan serta pengakuan Bharada E atau Richard Eliezer, Ferdy Sambo memerintahkan dirinya untuk menembak Brigadir J.
Selain Ferdy Sambo, adapun tersangka empat tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J, diantaranya Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf dan Putri Candrawathi.
Kelimanya disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.