Cara Kang Dedi Mulyadi Layani Wanita Penghibur, Booking PSK sampai 10 Malam, Langsung Dieksekuasi Anak Buah

tasikmalaya

Sabtu, 12 November 2022 | 12:28 WIB
Cara Kang Dedi Mulyadi Layani Wanita Penghibur, Booking PSK sampai 10 Malam, Langsung Dieksekuasi Anak Buah
Kolase foto mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi negosiasi harga hingga disepakati PSK tersebut mau dibayar Rp150 ribu per sekali main.

SuaraTasikmalaya.id - Ada-ada saja cara Kang Dedi Mulyadi 'menampar' wanita pekerja seks komersial alias WTS.

Dedi Mulyadi yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI, melakukan jalan-jalan malam di Subang.

Malam yang diselimuti hujan ringan, tak menyurutkan Dedi Mulyadi melakukan misinya.

Ketika di perjalanan, kendaraan yang ditumpangi Dedi Mulyadi mendadak memperlambat laju.

Rupanya di sana terlihat ada wanita yang disebut Dedi Mulyadi masih terlihat muda sedang berdiri di pinggir jalan.

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan keberadaan wanita tersebut yang hingga sekitaran pukul 23.00 WIB, masih ada di luar rumah.

Kondisi hujan membuat Dedi Mulyadi tampak semakin iba pada wanita tersebut yang ternyata adalah pekerja seks komersial alias PSK.

Seperti tak percaya di Purwakarta menjamur PSK, Dedi Mulyadi lantas melakukan kebiasaanya mengajak bicara orang yang dinilainya butuh bantuan, termasuk PSK tersebut.

Bupati Purwakarta dua periode itu tetap berada di mobil, langsung berhenti dan mendekati perempuan tersebut.

baca juga

Dedi Muladi langsung saja mulai melakukan lobi-lobi pada PSK yang mengaku diri berusia 30 tahun.

PSK tersebut mengatakan baru keluar malam setelah tiga hari meliburkan diri tidak melayani pria hidung belang.

Dedi Mulyadi lantas negosiasi harga hingga disepakati PSK tersebut mau dibayar Rp150 ribu per sekali main.

Setelah tahu harga layanan PSK, Dedi Mulyadi menanyakan hal lain, tentang anak dan keluarga.

Diakui sang PSK jika dirinya sudah tidak memiliki orangtua. Dia juga mengaku memiliki anak untuk dicukupi kebutuhannya.

Dedi Mulyadi sedang melobi PSK Purwakarta untuk 10 malam.
Dedi Mulyadi sedang melobi PSK Purwakarta untuk 10 malam. (sumber:)

Di sisi lain, PSK tersebut juga mengaku seorang diri membesarkan sang anak lantaran sudah bercerai dengan suaminya.

Dedi Mulyadi pun menanyakan sudah berapa lama PSK tersebut menjual dirinya di Purwakarta.

Di luar dugaan sang PSK mengaku sudah 7 tahun lamanya menjual diri, yang setiap malamnya selalu berkeliling malam-malam.

Mengetahui cerita miris yang diungkap PSK, Dedi Mulyadi langsung berbicara hal konkrit untuk bertransaksi.

Awalnya Dedi Mulyadi mengarahkan sang PSK untuk melayani kameramennya. "Sama yang ini mau?" kata Dedi Mulyadi menunjuk kameramen.

PSK tersebut langsung menjawab mau, sambil menyebutkan harga Rp150 ribu sekali main.

Dedi Mulyadi lantas menunjuk pria yang saat itu jadi supir, akan tetapi ditolak sang PSK.

"Sama ini mau juga?" tanya Dedi Mulyadi pada PSK.

"Gak mau, gendut. Suka sakit sama perutnya," kata si PSK menjawab permintaan Dedi Mulyadi.

Mendengar PSK tersebut menolak, Dedi Mulyadi lantas ketawa sambil mengusap perut gendut rekannya yang sedang memegang setir mobil.

Dedi Mulyadi lantas meminta rekannya turun dan menghampiri wanita PSK tersebut.

Di sana Dedi Mulyadi kembali menanyakan apakan PSK tersebut mau melayani temannya yang gendut.

"Sok, Rp400 ribu lah mau," kata PSK tersebut menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi sambil ketawa mempertanyakan kenapa harganya beda dengan yang kameramen.

"Yang itu (kameramen) ganteng. Jadi Rp150 ribu aja," kata si PSK.

Mendengar itu lagi-lagi Dedi Mulyadi dibuat tertawa. Setelah itu Dedi Mulyadi menawarkan tawaran menggiurkan.

PSK tersebut akan dikontrak 10 malam dengan uang dibayar di depan, asal PSK tersebut tidak melayani pria lain.

Selain itu, PSK tersebut juga harus menjadikan uang yang dibayarkan di depan untuk 10 malam sebagai modal jualan atau usaha lain.

PSK tersebut mengamini dan mau dikontrak 10 malam. Setelah itu Dedi Mulyadi memberikan segepok uang pada PSK tersebut.

Dedi Mulyadi juga mewanti-wanti jika dirinya sudah mengontrak, dan tidak boleh bohong.

PSK tersebut berencana akan menggunakan uang dari Kang Dedi Mulyadi untuk modal jauala sayur.

"Jual sayur asem, kangkung, tahu, tempe, sama daging," kata si PSK.

"Cukup uang segitu jadi modal?" kata Dedi Mulyadi bertanya.

"Cukup pak. Makasih Pak, besok malam saya tunggu di sini lagi buat itu," kata si PSK.

Setelah kontrak terjalin Dedi Mulyadi pun pergi meninggalkan sang PSK sambil menegaskan, jika tidak boleh melayani pria selama 10 hari ke depan.

"Kalau jualan sayurnya jalan. Nanti diperpanjang lagi kontraknya 10 hari ke depan," kata Dedi Mulyadi. (*)

Video menarik lainnya untuk Anda: Ustaz Yusuf Mansur Nyaleg Pemilu 2024, Auto Kena Julid: Wirda Mansur Gak Ikutan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Proses Perceraian, Dedi Mulyadi Sudah Minta Doa Dimudahkan Jodoh pada Pria yang Menikah 88 Kali

Masih Proses Perceraian, Dedi Mulyadi Sudah Minta Doa Dimudahkan Jodoh pada Pria yang Menikah 88 Kali

Tasikmalaya | Rabu, 02 November 2022 | 16:40 WIB

Inilah Sosok yang Dukung Bupati Purwakarta Ambu Anne Gugat Cerai Dedi Mulyadi

Inilah Sosok yang Dukung Bupati Purwakarta Ambu Anne Gugat Cerai Dedi Mulyadi

Tasikmalaya | Rabu, 02 November 2022 | 11:14 WIB

Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi: Saya Menjadi Orang yang Kehilangan Segalanya

Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi: Saya Menjadi Orang yang Kehilangan Segalanya

Tasikmalaya | Selasa, 01 November 2022 | 17:01 WIB

Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Anne Ratna Sebut Sudah Punya yang Baru Lebih Enak dari Kamu, Netizen: Bad Attitude

Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Anne Ratna Sebut Sudah Punya yang Baru Lebih Enak dari Kamu, Netizen: Bad Attitude

Tasikmalaya | Senin, 31 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×