SuaraTasikmalaya.id - Video viral bagaimana Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyindir Dedi Mulyadi yang tak lain suaminya sendiri.
Anne Ratna Mustika dalam video viral tersebut mengatakan jika Bupati Purwakarta sebelumnya, Dedi Mulyadi tidak punya malu.
Bahkan Anne terang-terangan mengatakan jika Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta hanya bisa pencitraan sampai nangis-nangis.
Sindiran Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pada Dedi Mulyadi ini disambut tepuk tangan hadirin yang ada di depannya.
Anne Ratna Mustika blak-blakan menyindir keras masa kepemimpinan bupati dua periode sebelumnya, menyisakan utang yang tidak sedikit.
Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta sebelumnya disebut sampai meminta dirinya membayarkan utang yang nilainya sangat banyak.
Anne Ratna Mustika yang melayangkan gugatan cerai pada akhir September 2022 itu secara terus terang, dirinya tak akan lagi membayarkan utang tersebut.
Dalam video yang diterima tasikmalaya.suara.com pada Kamis, 1 Desember 2022, Anne Ratna Mustika terekam sedang berbicara di hadapan para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Sukatani.
Sambil berpidato Anne juga membagikan senyum khasnya yang manis, lalu membahas mengenai Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penghasilan Tetap (Siltap).
Baca Juga: Denise Chariesta Bongkar 'Sisi Gelap' Deddy Corbuzier: Sifatnya Memang Kurang
Dikatakan Anne jika dana tersebut tidak pernah tidak dibayarkan selama masa kepemimpinannya menjabat sebagai bupati.
Hal itu kata dia sangat berbeda dengan masa kepemimpinan bupati sebelumnya, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi dikatakannya sampai menyisakan utang hingga saat ini.
"Selama saya menjadi Bupati (Purwakarta) bersama pak wakil bupati, saya tidak pernah berutang," katanya.
"Benar tidak Pak Camat, Pak Kades?," ucap Anne Ratna Mustika bertanya pada audiens.
"Tidak pernah berutang DBH, tidak pernah berutang Siltap, benar tidak?" katanta.
"Baik tidak? Suka telat nggak? Tidak selama saya Bupati," kata Anne kembali menambahkan.
Diakui Anne, saat ini dirinya sudah berusaha bekerja secara baik. Akan tetapi, kata dia, masih saja ada yang meragukan kemampuannya.
Dia mengaku sampai sekarang kerap mendapat omongan-omongan yang kurang sedap.
"Tapi sudah baik, malah suka diomongin terus, mana tidak boleh dipertemukan dengan masyarakat, aneh-aneh," kata dia.
"Tapi di sini Alhamdulillah, Pak Kadesnya sangat baik, Pak Camatnya juga baik," tuturnya.
Saat itulah kemudian Anne Ratna Mustika membandingkan masa kepemimpinannya dengan Bupati Purwakarta sebelumnya, Dedi Mulyadi yang merupakan suaminya sendiri.
"Siltap tidak pernah telat, DBH dibayarkan terus," ucapnya.
"Zaman dulu, Bupatinya yang sebelum saya. Sampai sekarang masih ada utang DBH 2 tahun," katanya.
"Mau dibayarkan oleh Bupati sekarang? Sia teh teu boga kaera? (Anda tidak punya rasa malu?)," kata Anne Ratna Mustika menambahkan disambut gelak tawa.
Anne Ratna Mustika lantas blak-blakan, kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta dua periode menyisakan banyak utang yang lamanya hampir 3 tahun masa jabatan.
Namun, Anne mengaku, untuk satu tahun utang yang tercatat sudah dibayarkan olehnya sebagai bupati.
Dia lantas tersenyum, lantaran selama ini masih terikat sebagai pasangan suami istri.
"Harusnya 3 tahun tapi yang setahun sudah saya bayarkan waktu itu karena masih akur waktu itu," ujar Anne Ratna Mustika sambil tersenyum.
"Sama saya dibayar Rp28 miliar karena takut ditagih sama desa," katanya.
"Sekarang dua tahun lagi, biar saja nggak usah dibayar," katanya.
"Lagi minta bantuan Dewan sekarang, siapa yang berutang siapa yang harus bayar," kata Anne tegas.
Kemudian, Anne Ratna Mustika semakin berani dengan melempar sindiran jika Dedi Mulyadi sebagai sosok yang hobi pencitraan.
"Makanya jadi Bupati (ke Dedi Mulyadi) itu yang benar, jangan pencitraan terus," katanya.
"Ini pencitraan terus, nangis terus, padahal nggak tahu bener atau enggak itu (nangisnya)," katanya.
"Biarkan saja, (utang) sekarang mau dibayarkan? Siapa elu? Nggak akan aku bayarkan ya," katanya.
"Elu yang utang gue yang bayar. Enak aja lu," kata Anne Ratna Mustika disambut tawa. (*)