Akan tetapi akan datangnya hari akhir tersebut bisa 'dibaca' dengan melihat tanda-tandanya sebagaimana ada di dalam Alquran dan sejumlah hadis.
Buya Yahya menjelaskan tanda-tanda kiamat mengutip yang dilihat dalam tayangan YouTube Al Bahjah TV, Selasa (13/12/2022), bahwa tanda hari kiamat terbagi menjadi dua.
Dalam penjelasannya, tanda kiamat ini ada tanda sugra atau kecil dan tanda kiamat kubra yang artinya besar.
“Kita bicara versi mazhab kita ahlus sunnah wal jama'ah asy'ariyyah," kata Buya Yahya menjelas.
"Ada kiamat sugra. Tanda-tanda kiamat sugra termasuk gede-gedean bangunan," ucapnya.
"Banyaknya perempuan, tersebarnya kejahatan. Itu adalah menunjukkan kiamat dekat, alamat sugra,” jelasnya.
Tanda kiamat Kubra
Buya Yahya pantas menjelaskan tanda-tanda kiamat Kubra sebagaimana yang tersirat dan tersurat dalam Alquran.
Misal, lanjut Buya Yahya terdengar suara terompet dari langit yang diyakini terompet sangkakala.
Kemudian tanda lainnya adalah kemunculan Ya’juj dan Ma’juj, turunnya Nabi Isa AS, matahari terbitnya dari barat, hingga keluar api dari kawah Aden.
“Bagi kita datangnya Mahdi sebagai tanda kiamat kubra," katanya.
"Kalau Imam Mahdi datang, maka dekatlah hari kiamat sesungguhnya," ucapnya menjelaskan.
"Kita yakin, ahlussunnah wal jamaah meyakini (datangnya Imam Mahdi)," ucapnya.
"Tapi, jika ada orang mengingkari, tidak kita katakan kafir," ucapnya.
"Tapi kalau tidak meyakini dajjal, ya’juj wa ma'juj, barulah kafir mereka,” katanya.
Buya Yahya juga menjelaskan perbedaan furuil akidati sama usuil akidati.
“Ada furuil akidati dan usuil akidati. Sebagai kita ahlussunnah wal jamaah merentet dalilnya Imam Mahdi seolah olah derajat mutawatir," ucapnya menjelaskan.
"Akan tetapi kesepakatan pada riwayat Imam Mahdi tidak sampai sepakat seperti tentang dajjal, ya’juj ma’juj, dan lainnya,” kata Buya Yahya. (*)