Viral Video Potongan Ceramah Dukung Gerakan Mati Syahid, Ustaz Abdul Somad Tegas Katakan Ini Soal Syarat Bernegara hingga Singgung Perang

tasikmalaya | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2022 | 07:46 WIB
Viral Video Potongan Ceramah Dukung Gerakan Mati Syahid, Ustaz Abdul Somad Tegas Katakan Ini Soal Syarat Bernegara hingga Singgung Perang
Foto dokumen Ustad Abdul Somad saat berdakwah. (istimewa)

SuaraTasikmalaya - Nama Ustaz Abdul Somad belakangan diseret-seret dengan tuduhan mendukung aksi bom bunuh diri.

Buzzer menguasai media sosial menggiring jika apa yang dikatakan Ustaz Abdul Somad adalah sebuah kesalahan besar.

Mereka memperlihatkan potongan video ceramah Ustaz Abdul Somad yang sedang menjelaskan apa itu bom bunuh diri dan bom syahid seperti yang dilakukan rakyat terzolimi di Timur Tengah.

Lantas apa sih yang sebenarnya menjadi pikiran Ustaz Abdul Somad dalam bernegara sehingga berapi-api menjelaskan beda bom bunuh diri dan bom syahid.

Dalam video terpisah, ustaz yang akrab disapa UAS menjelaskan tentang bagaimana orang Islam menjalin hubungan bernegara.

Dalam satu ceramahnya, UAS menjelaskan bagaimana pesan dan inti dari perjalanan hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

Dikatakan UAS, peristiwa tersebut memberikan banyak pelajaran, yang satu di antaranya tentang persatuan negara meski berbeda suku dan agama.

UAS kemudian mencontohkan bagaimana Indonesia bisa berdiri kokoh dalam perbedaan yang sangat mendasar.

Dikatakannya, jika keberagaman Indonesia bisa kokoh lantaran ada persatuan antar-umat beragam.

Sehingga hal lain yang menjadi pembeda dinilai sebagai bumbu untuk merekatkan hubungan kebangsaan.

Akan tetapi, UAS menyinggung soal syarat hubungan satu negara yang sangat majemuk untuk tetap bisa kokoh dalam persatuan.

Dikatakannya, hal tersebut bisa dengan mudah terwujud jika syarat-syaratnya terpenuhi.

Mengutip sisi ceramah Ustadz Abdul Somad dalam video akun TikTok Sahabatuasbatam, UAS menjelaskan ada dua etika bernegara tersebut adalah sebagai berikut.

Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang syarat tersebut:

1. Jangan campuri ranah akidah

UAS mengatakan sebagai umat Muslim yang mencontoh pada perilaku Nabi Muhammad, berbuat kebaikan adalah perintah syariat. 

Dalam hal menjalankan kebaikan tidak terbatas pada sesama muslim saja. Akan tetapi wajib dilakukan kepada mereka yang berbeda keyakinan.

Termasuk di dalamnya adalah soal konteks kemanusian dan juga pada lingkungan sekitar lainnya, semisal pada hewan, tumbuhan dan alam semesta.

Dijelaskannya, Umat Muslim bisa melakukan hubungan sangat baik dan masuk dalam bagian memperkokoh kesatuan adalah di bidang muamalah.

Kemudian ada juga dalam memperkuat persatuan adalah melalui perdagangan, olahraga, kesehatan bahkan pendidikan.

Dikatakan Ustaz Abdul Somad, selama semua itu tidak sampai mencampuri ranah akidah, maka anjuran berbuat baik kepada sesama sebagaimana perintah Nabi Muhammad.

2. Negara wajib jadi cermin persatuan

Kemudian hal lain yang menjadi dasar persatuan dan kesatuan adalah sikap dan sifat adil.

Dalam hal melaksanakan keadilan itulah menjadi satu di antara wujud kebaikan yang harus ditebar. 

Dalam hal ini Ustaz Abdul Somad mengatakan jika keadilan sangat luas, bukan hanya konteks kemanusiaan.

Umat Muslim harus adil kepada hewan, tumbuhan, alam semesta, hingga adil terhadap dirinya sendiri.

Kemudian hal yang lebih penting adalah tentang konteks kemajemukan, di mana keadilan itu sangat diperlukan. 

Bahkan negara dan pemerintahannya wajib menjadi cerminan kehidupan dalam berlaku adil.

Lebih dalam dijelaskan jika adil bukan berarti bertindak sesuai dengan tupoksinya. 

UAS sangat sederhana menjelaskan soal adil, yakni ketika ada yang bertentangan dengan hukum, maka tidak boleh ada keberpihakan, termasuk kepada sesama muslim.

3. Jangan usir

Kemudian Umat Islam harus berakhlak baik pada sesama, termasuk yang berbeda keyakinan, dengan unsur yang harus dipenuhi.

Pertama, tidak mengusir dari kampung halaman.

Unsur ini dikatakan UAS di antaranya adalah jika selama orang bukan Islam tidak mengusir dari kampung halamannya. 

Maka selama itu pula setiap Muslim wajib beretika yang baik kepada sesama, termasuk yang berbeda keyakinan.

Namun, jika terjadi pengusiran umat Islam dari kampung, maka tidak wajib muslim berbuat baik kepada mereka. 

Justru kata UAS, Umat Muslim harus bersatu bersikap tegas mempertahankan tanah kelahiran.

4. Tidak membunhuh

Umat Muslim juga sangat diharamkan memerangi sesama apalagi membunuh manusia. 

Jika mengusir saja dikatakan UAS sudah tidak boleh, apalagi memerangi dan membunuh. 

Namun, jika Umat Islam diusik bahkan ada yang sampai diperangi dan dibunuh maka harus dilawan untuk menjaga harkat, martabat dan harga diri seorang muslim dan kemuliaan Islam. (*)

Sumber: Tiktok Sahabatuasbatam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ya Allah Baru Tahu! Pahala Terus Berkurang jika Hewan Peliharaan Ini Ada di Rumah Kita, Ustaz Abdul Somad sampai Anak Istri Tak Bisa Makan

Ya Allah Baru Tahu! Pahala Terus Berkurang jika Hewan Peliharaan Ini Ada di Rumah Kita, Ustaz Abdul Somad sampai Anak Istri Tak Bisa Makan

| Selasa, 13 Desember 2022 | 21:44 WIB

Syahrini Saking Sakitnya Jadi Korban Pembunuhan Karakter sampai Unggah Ceramah Ustaz Abdul Somad, Apa Isi Isinya Tausiahnya?

Syahrini Saking Sakitnya Jadi Korban Pembunuhan Karakter sampai Unggah Ceramah Ustaz Abdul Somad, Apa Isi Isinya Tausiahnya?

| Selasa, 13 Desember 2022 | 20:37 WIB

Ridwan Kamil Minta Warga Jangan Termakan Hoax Soal Bom Astanaanyar, Informasi Tunggu Polisi

Ridwan Kamil Minta Warga Jangan Termakan Hoax Soal Bom Astanaanyar, Informasi Tunggu Polisi

| Rabu, 07 Desember 2022 | 11:03 WIB

Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung Porak Poranda, Densus 88 Kepung Wilayah ini

Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung Porak Poranda, Densus 88 Kepung Wilayah ini

| Rabu, 07 Desember 2022 | 10:37 WIB

Ngeri Beredar Foto Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Lihat Kondisinya

Ngeri Beredar Foto Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Lihat Kondisinya

| Rabu, 07 Desember 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB