SuaraTasikmalaya-Anies Baswedan gencar melakukan safari politik ke sejumlah daerah di Indonesia. Bakal calon presiden dari Partai NasDem ini tak memberikan dampak yang signifikan terhadap meningkatnya suara dukungan terhadap NasDem.
Buktinya dalam rilis terbaru hasil Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) elektabilitas partai politik, hasilnya Nasdem malah melorot setelah mengusung Anies Baswedan. Sementara elektabilitas PDIP unggul dengan angka yang jauh signifikan dibanding partai lainnya.
Direktur Survei SMRC Deni Irvani mengatakan, PDIP terlihat unggul dalam survei Desember dengan dukungan 24,1 persen. Kemudian posisi berikutnya Golkar 9,4 persen, Gerindra 8,9 persen, Demokrat 8,9 persen.
Deni menjelaskan jarak antara Golkar, Gerindra, dan Demokrat cukup signifikan dari PDIP. Posisi selanjutnya ditempati PKS dengan perolehan 6,2 persen, disusul PKB dengan 6,1 persen, dan Perindo dengan 4,6 persen. Menyusul di bawahnya Nasdem dengan 3,2 persen, PPP 2,9 persen, dan PAN 1,7 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditiya, tak terlalu memusingkan hasil survei terbaru itu. Dan hal itu sudah dianggap biasa karena menempatkan Nasdem selalu dibawah.
"Seperti biasa NasDem seperti itu di survei-survei, jadi nggak masalah," kata Willy mengutup suara.com Senin (19/12/2022).
Menurut Willy, hal kekinian menjadi masalah justru sejumlah pihak terjebak dalam proses menimbang-nimbang. Terlebih menimbang dengan cara yang salah, sehingga hasilnya tak presisi.
"Yang menjadi masalah adalah pendekatannya saja karena kita masih saja terjebak dengan asosiasi menimbang anting-anting emas dengan timbangan beras jadi itu nggak menjadi gambaran yang presisi! jadi kita yang memiliki pengetahuan harus menggunakan pendekatan yang detail bukan gebyah uyah," tuturnya.
Ia menjelaskan, Anies bersafari ke sejumlah daerah dalam rangka sosialisasi ke struktur NasDem untuk melakukan pendidikan politik.
"Jadi komitmen NasDem untuk memperkenalkan kandidat ke dalam dan sekaligus menjemput aspirasi dan berdialog apa yang menjadi problem-problem di masyarakat secara langsung!," tuturnya.
Untuk itu, kata dia, safari Anies dengan tujuan tersebut lah akan memudahkan NasDem dalam menyusun platform dan program untuk menghadapi Pemilu 2024.
"Seperti yang saya tandaskan di atas ini dalam rangka pendidikan politik dan mendengarkan masalah-masalah aktual di tengah publik jadi kita bisa menyusun platform dan program yang kompatibel dengan kehendak publik," pungkasnya. (*)