SuaraTasikmalaya.id- Dedi Mulyadi sudah tahu dibelakang Anne Ratna Mustika ada orang ketiga yang terus mengompori untuk mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.
Sebenarnya Dedi Mulyadi tidak terlalu percaya bahwa Ambu Anne senekat itu menggugat dirinya karena urusan rumah tangga yang bisa diselesaikan dengan baik-baik. "Saya sudah tahu yang mengompori mbu melakukan gugatan," kata Kang Dedi Mulyadi.
Tudingan anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar ini memang bukan omong kosong. Buktinya di media sosial sedang viral sosok As yang diduga memperkeruh rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika.
Penelusuran tasikmalaya.suara.com di kanal Youtube Dulur Rahayu dengan judul Terkuak! Ini fakta baru yang belum diketahui publik.
Dalam video yang pada Jumat (13/01/2023) pukul 15.55 WIB i sudah ditonton 34.289 sejak diupload tanggal 7 Januari 2023 dinarasikan bahwa AS adalah sekretaris Partai Golkar Purwakarta.
Bahwa inisial AS Diduga menjadi penyulut nekadnya Ambu Anne Ratna Mustika melayangkan surat gugatan cerai ke kang Dedi Mulyadi di pengadilan agama Purwakarta.
Dalam narasi itu AS ditengarai sebagai orang yang andil dalam kisruh rumah tangga Kang Dedi Mulyadi dengan Ambu Anne Ratna Mustika.
Mulanya saat H. Amor abstain dalam Paripurna Anggaran Perubahan di DPRD Purwakarta. Konon Ambu dan timnya marah dan langsung melayangkan gugatan cerai ke pengadilan agama Purwakarta.
Siapa H. Amor? Ia adalah mantan Kepala Desa Cikumpai selama 2 periode, lalu karirnya melesat dan dekat dengan Kang Dedi Mulyadi sewaktu Kang Dedi jadi Bupati Purwakarta.
Baca Juga: 3 Kali Ditangkap, Revaldo Ingin Sembuh dari Kecanduan Narkoba
Setelah terpilih jadi anggota DPRD Purwakarta, H. Amor terpilih jadi pucuk pimpinan DPRD Purwakarta sebagai Ketua.
Karir politik dan bisnis H. Amor sukses beriringan. Ia juga sukses menempatkan istrinya sebagai Kepala Desa Cikumpai selepas dirinya jadi anggota dewan.
Beberapa kali ia selalu bersama Kang Dedi Mulyadi. Terutama saat Kang Dedi Mulyadi diserang isu DBHP, H Amor hadir dalam klarifikasi yang disampaikan oleh Sekda Purwakarta H. Norman Nugraha
Kemudian saat Kang Dedi Mulyadi menemui Kepala BKAD Purwakarta untuk klarifikasi APBD 2,5 T, H. Amor juga aktif menjawab soal besaran anggaran infrastruktur Kabupaten Purwakarta. (*)