SuaraTasikmalaya-Rumah tangga Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Anne Rata Mustika masih dalam proses perceraian di Pengadilan Agama Purwakarta.
Lanjutan persidangan bakal dilaksanakan Rabu 4 Januari 2023 dengan agenda pembacaan duplik dari tergugat. Sebenarnya agenda pemacaan duplik dilaksanakan 28 Desember 2022, tapi pihak tergugat Dedi Mulyadi belum siap.
Salah satu materi gugatan Anne Ratna Mustika kepada Dedi Mulyadi adalah tidak lagi menerima nafkah lahir dan bhatin dari Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Soal nafkah lahir sebenarnya sudah dibantah oleh Kang Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa nafkah yang ia berikan termasuk menjadikan Anne Ratna Mustika sebagai Bupati Purwakarta.
“Kalau nafkah dalam pemahaman saya membantu istri menjadi Bupati, mengeluarkan biaya untuk menjadi bagian dalam keberhasilannya,” tegasnya.
Namun soal nafkah bhatin Kang Dedi tak memberikan klarifikasi. namun anak angkat Dedi Mulayadi Egi menyinggung bahwa alasan Anne Ratna Mustika menguugat cerai karena Kang Dedi Mulyadi jarang pamit.
"Bapa sih tara ngabejakeun heula, ari mangkat bebrja heula ka Bu Anne (kalau berangkat pamitan dulu ke Bu Anne) , " kata Egi dikutip dari YouTube Purwanto Channel pada Minggu (1/1/2022) saat acara Nyawang bulan di Purwakarta.
"Kie Pak mun ek mangkat, Neng mangkat heula Aa (Begini Pak kalau mau berangkat, Neng saya berangkat dulu ya)," kata Egi mempraktekan sehingga para penonton tertawa.
Eggi adalah salah satu anak angkat Dedi Mulyadi yang lucu dan selalu menghiasai konten Youtube Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Egi Anak Angkat Dedi Mulyadi Singgung Proses Cerai Ambu Anne Ratna Mustika: Cerai Wae, Pikasebeleun
Dedi Mulyadi yang terus tertawa melihat ulah Egi lantas bertanya sejak kapan Ambu Anne dipanggil dengan sebutan 'Neng'.
"Emang sejak kapan Mbu Anne dipanggil neng?" tukas Dedi Mulyadi.
Artikel ini pernah tayang denpasar.suara.com dengan judul dasar bocil bully kang dedi mulyadi egi sampai ajari cara pamitan biar nggak-digugat cerai ambu anne