SuaraTasikmalaya.id - Film diawali dengan diperlihatkannya sebuah bengkel kecil di pinggiran kota yang mana bengkel tersebut dikelola oleh pasangan suami istri yakni Jae Goo dan Soon Yeong.
Sudah lama pasutri ini membuka usaha bengkel di kota kecil ini namun akhir-akhir ini bengkel mereka terlihat sepi.
Akibat dari dampak proyek perumahan yang membuat para warga yang melintas di jalan biasa lebih memilih jalan pintas ke proyek perumahan tersebut.
Jae Goo yang merasa dirugikan oleh adanya pembangunan proyek tersebut Lalu mencoba protes kepada pimpinan proyek.
Dilansir dari akun YouTube PARKU, Jae Goo menuntut uang ganti rugi gara-gara proyek ini sekarang usaha bengkelnya jadi sepi.
Namun sayang, Jae Goo ini tidak sengaja membuat anak dari pimpinan proyek itu terjatuh sehingga ia pun dibawa ke kantor polisi.
Karena telah membuat kegaduhan sekaligus peringatan keras.
Di kantor polisi, para polisi pun terlihat kesal kepada Jae Goo, karena ini bukan kali pertama Jae Goo diseret ke kantor polisi gara-gara membuat kegaduhan di proyek pembangunan.
Lalu Jae Goo diberitahu oleh pak polisi bahwasanya tanah tempat Jae Goo mendirikan bengkel akan dijual oleh bapak mertuanya.
Baca Juga: Pemotor Bonceng Tiga, Semuanya Tewas Usai Tabrak Tiang Beton Pagar Warga Padang
Penasaran kan dengan alur ceritanya, tonton segera film Korea tahun 2019 dengan judul Nailed.(*)