SuaraTasikamalaya.id - Dedi Mulyadi kecewa pasca pengadilan agama Purwakarta resmi memutuskan perceraiannya dengan Bupati Anne Ratna Mustika.
Adapun persidangan perceraian itu berlangsung pada hari ini Rabu (22/2/2023).
Hakim Ketua Lia Yuliasih dalam persidangan mengatakan bahwa ada 2 perkara yang menjadi tuntutan Anne Mustika Ratna.
Diantaranya yaitu pertama menerima dan mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Ambu Anne, kedua menjatuhkan talak satu kepada Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, keluarga Anne Ratna memberi semangat kepada wanita karir kelahiran 1982 itu sejak mendaftarkan gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi di pengadilan agama Purwakarta.
Keluarga tidak pernah meninggalkan Ambu Anne, bahkan mereka menilai Bupati Anne Mustika adalah sosok wanita yang tegar.
Dedeh Sumiati ibu dari Anne Mustika mengklaim kalau karir Anne Ratna Mustika itu merupakan keturunan, bukan dari dukungan Dedi Mulyadi.
"Jadi bupati adalah cita-cita papanya yaitu Ayah Anne, cobain tuh nyalonkan Bupati Papah mau punya anak bupati," kata Dedeh Sumiati.
Itu artinya Anne Ratna Mustika tidak perlu takut soal karir politik bakal merosot karena memang sudah ada trah keluarganya menjadi Bupati.
"Bukan karena dukungan Dedi Mulyadi keluarga kita itu adalah keturunan pejabat. Biasanya kalau ada silsilahnya bakal jadi lah. Enggak perlu dukungan ini dukungan itu," Lanjut Dedeh Sumiati dikutip dari YouTube HITZ CELEBRITY.
Walau tidak ada sangkut paut politik dengan urusan perceraian, Anne Ratna Mustika siap bertarung sebagai bupati Purwakarta kembali di pemilu 2024 mendatang.
"Nggak perlu risau gak perlu cemas Anne Ratna Mustika merupakan keponakan dari Bupati Purwakarta periode 1993 hingga 2003 bernama Bunyamin Dudy," lanjutnya. (*)