SuaraTasikmalaya.id- Syekh Muhamad Abdul Gaos Saefulloh Maslul atau Abah Aos, mursyid Thoroqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Suryalaya silsilah ke 38 mengangkat Sultan Kacirebonan IX Pangeran Raja Abdul Ghani Natadiningrat SE sebagai petani pohon anti-gempa atau wakil Talqin Abah Aos.
Pengangkatan itu dilaksanakan dalam acara Pengajian akbar Anti-Gempa atau Manaqib Akbar Syekh Abdul Qodir di Pesantren Sirnarasa Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Kamis (22/03/2023).
Sebelumnya Abah Aos juga mengangkat sejumlah tokoh untuk jadi petani pohon anti-gempa, diantaranya mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, wartawan senior yang juga komisaris Rakyat Merdeka, KH Budi Rahman Hakim dan yang terbaru TGB Zainul Mahdi Ketua Harian Partai Perindo.
Menurut Abah Aos, petani anti gempa adalah wakil talqin TQN Suryalaya yang bertugas mentalqin dua dzikir yakni dzikir khofi dan dzikir zahar.
Disebut anti-gempa karena kedua dzikir itu adalah penangkal gempa. Makna gempa itu sendiri bukan hanya fenomena alam, tapi gempa lupa kepada Alloh SWT.
"Selama di kolong langit ini masih banyak orang mengucapkan dzikrulloh, gempa bumi itu tak akan datang. Bencana gempa yang paling dahsyat justru kita lupa kepada Alloh SWT," katanya.
Sebagai pelanjut Abah Anom Suryalaya, Abah Aos membuat syiar TQN Suryalaya berkembang pesat, perkembangan TQN Surayalaya tak terlepas dari para petani pohon gempa yang tersebar dari Aceh hingga Papua, hingga saat ini ada sekitar 360-an wakil Talqin Abah Aos.
Yang menarik mengenai gempa ini, Abah Aos jauh hari sebelum terjadi gempa dahsyat di Turki dan Suriah memprediki bakal ada gempa yang dahsyat di muka bumi, prediksi itu disampaikan di depan ribuan ikhwan dalam acara manaqiban di Pesantren Sirnarasa pada 1 Februari 2023.
Abah Aos mengungkapkan rahasia dibalik nama petani pohon anti-gempa. "Kenapa dikasih nama pengajian anti-gempa, karena tanda-tanda gempa sudah terlihat, nampak, dan jelas khususnya gempa di Indonesia dan gempa di dunia, ga usah di negara lain di negara kita saja, para petani antigempa bertugas menjaga dunia ini" jelas pangersa Abah Aos
Perlu diketahui pengertian manaqiban adalah manaqiban berasal dari kata "manaqib'" bahasa arab), yang berarti biografi, kemudian ditambah dengan akhiran "an"(bahasa indonesia) menjadi manaqiban yang berarti kegiatan pembacaan manaqib biografi Syaikh Abdul Qodir al-Jailalani. (*)