SuaraTasikmalaya.id - Federasi Sepakbola Irak, Iraqi Football Association (IFA) baru saja mengumumkan bahwa mereka membuat komite/departemen diaspora. Jumlahnya setara diaspora Indonesia.
Dikutip dari Akun Instagram @hamdan.hamedan, 7 Maret 2023, pembentukan departemen diaspora itu salah satu tujuan utamanya adalah untuk memantau dan memanggil pemain berbakat keturunan Irak yang tercecer di banyak negara.
Hingga kini banyak sekali warga dunia yang merupakan keturunan Irak di berbagai negara.
Salah satunya sebagai sebab terjadinya perang di Irak yang memaksa jutaan warganya mengungsi ke luar negeri.
Dan ternyata jumlah setara dengan jumlah orang Indonesia yang berada di berbagai negara di dunia.
"Kini ada 9 juta diaspora Irak, setara dengan jumlah diaspora Indonesia," ujar Hamdan.
Menurut Hamdan, ide Departemen Diaspora ini tentunya bukan ide 'bid’ah apalagi 'batil' dalam sepakbola.
"Banyak federasi sudah mulai melek terhadap potensi diasporanya dan mencoba
bringing the best of both worlds," jelas Hamdan yang juga punya misi mengumpulkan bola berbakat berdarah Indonesia di seluruh dunia.
Namun tetap saja kata Hamdan, pembinaan adalah kunci. Dan itu harus jalan terus tanpa henti.
"Dan kalau ada pemain keturunan yang potensial, lalu diinginkan oleh pelatih, dan mau membela negara asalnya, ya difasilitasi," kata dia.
Ia berpendapat soal itu tidak perlu ada dikotomi: pembinaan vs pemain keturunan.
Semuanya perlu berjalan beriringan.
Baca Juga: Waduh! Penempatan Pelamar PPPK Guru Prioritas 1 Dibatalkan, Ini Sebabnya
"Tinggal dicarikan saja titik harmoni-nya di mana. Tidak ada yang saling menafikan, hanya menguatkan. Dan semoga dengan demikian, simfoni sepakbola indah pun tercipta," tambah dia.
Hamdan punya feeling Irak, sang Juara AFC 2007 yang kini ranking 68 FIFA, ingin mencoba tembus Piala Dunia 2026. Atau tepat 40 tahun setelah ia terakhir kali tampil di tahun 1986.
Bagaimana dengan Indonesia? (*)