Mengeluarkan darah nifas itu batal puasanya. Nifas merupakan masa pelepasan dan pemulihan lapisan Rahim.
7.Melahirkan Bayi atau Bakal Bayi
Melahirkan bayi atau bakal bayi (keguguran) itu tetap membatalkan puasa.
8.Hilang Akal
Seorang yang gila, itu tidak wajib melakukan puasa, walaupun gila nya sebentar(konslet).
Kedua, pingsan. Jika pingsannya selama satu hari penuh selama puasa maka itu tidak wajib puasa. Jika pingsan disaat melakukan puasa, maka sah puasanya.
Ketiga adalah tidur, tidur tidak membatalkan puasa jika tidur setelah sahur, dilakukan dengan tidak sengaja, bangun saat waktu berbuka maka itu sah puasanya.
9.Murtad (keluar dari Agama Islam)
Murtad itu merendahkan agama Islam, merendahkan surga, merendahkan haji, maka itu termasuk murtad dan batal puasanya.
Itulah 9 hal yang dapat membatalkan puasa. (*/editor zahran)