Ini Kisah Inspiratif Guru saat Mengajar dan Memahami Para Muridnya

tasikmalaya

Selasa, 14 Maret 2023 | 15:35 WIB
Ini Kisah Inspiratif Guru saat Mengajar dan Memahami Para Muridnya
Guru dan murid-muridnya. (pexels.com)

SuaraTasikmalaya.id- Para guru tentu pernah menemukan perbedaan sesungguhan belajar para muridnya. Ada yang malas, ada yang kabur. Berikut kisah inspiratif guru tentang hal tersebut.

Dilansir dari akun @mamanbasyaiban, yang juga seorang guru, dikisahkan suatu hari ia akan mengajar namun tak ada seorang pun murid di dalam kelas.

Guru Maman pun kebingunan.

"Ternyata murid-murid memilih beraktivitas di tempat lain," kata Maman.

Ia sedih dan mangkel di hati, karena murid lebih memilih melakukan yang lain, daripada masuk ke kelas. 

Petugas perpustakaan bilang, "Memang di kelas itu yang rajin ya anak A, B itu." 

Maman pun berpikir, bagaimana agar murid semakin niat belajar. Bagaimana agar ia lebih didengar murid.

Guru Maman pun mencoba membangun keakraban dengan murid. Ia mencoba melempar topik yang sama di beberapa kelas.

"Di sini siapa yang pernah jual beli online?" tanya guru Maman.

baca juga

Dan ternyata, menyedihkan!

Dari 3 kelas hanya seorang murid yang aktif membahas topik jual beli online.

Maman pun sadar, bahwa di tahun itu hanya sedikit murid yang pernah mengetahui jual beli online. Meskipun guru Maman sudah mengetahuinya, murid belum banyak tahu soal itu.

"Saya tidak bisa menyamakan murid dengan diri saya. Saya tidak bisa memaksa murid mengikuti topik yang saya suka," kata guru Maman.

Saya dari situ sadar, harus memahami kondisi murid. Saya jadi mencoba mengenal baik lewat cerita murid Iangsung maupun guru, hingga saya tahu: beberapa murid yang sudah dilamar, dan ada yang Iangsung menikah setelah lulus SMA.

Orangtua murid beragam latar belakang, pedagang makanan (krupuk, madu, nanas dsb). Kondisi ekonomi berbeda dan kesungguhan belajar pun beda. Hal-hal inilah yang 'mengajak' saya menerapkan diferensiasi," kata guru Maman.

Maman percaya, bahwa perilaku guru yang disesuaikan dengan kondisi murid, semakin dibutuhkan di keadaan seperti sekarang ini. Termasuk dalam mengajar. 

Maman mengetahui bahkan ada guru berdaya di sekolah, yang punya beragam usaha sampingan. Guru itu berinisiatif jadi pemberi beasiswa bagi murid-muridnya, karena tahu kondisi muridnya yang beragam.

"Saya juga ingat perkataan guru BK yang bilang, tidak bijak bila serta merta hukum anak yang sepatunya tidak full hitam, karena bisa saja hanya itu sepatu yang ia punya, itupun didapat dari lungsuran," kata Maman.

Dengan kondisi murid yang beragam itu, Maman menyadari buat apa banyak konten yang disiapkan untuk murid jika hal itu akhirnya tidak terpakai dalam kehidupan sehari-hari.

Guru Maman pun memberikan kesempatan kepada murid-muridnya untuk mempresentasikan apa yang mereka sukai. Dan ternyata mereka sumringah!

"Ada murid yang membahas enaknya kerupuk, nanas goreng, madu dan lainnya yang dijual orangtua masing-masing.

Ada murid yang menjelaskan gadget terbaru yang ia suka, meskipun belum punya.

Murid yang akan segera menikah memilih membahas kosmetik.

Saya merasa senang, karena dari hasil pembelajaran di kelas mereka bisa memaparkan keunggulan barang dagangan orangtua mereka, hingga menyebuti masalah yang diatasi produknya," ujar Maman.

Guru Maman pun bangga dengan mereka, apapun latar belakang dan cita-cita mereka. 

"Seusai lulus, kadang saya tak sengaja bertemu mereka di dunia nyata maupun maya. Saat membeli tas ternyata murid saya yang menjaga toko. Saat berkeliling Instagram, menemukan murid yang jadi Influencer dengan puluhan ribu follower.  Melihat murid dengan baju juru masak di rumah makan. Menjadi pedagang sarung dll. Seneng rasanya jika murid yang sudah lulus menyapa saat tak sengaja berjumpa di tempat umum." kisah guru Maman. (*).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembatalan Status PPPK Ratusan Guru Honorer di Jawa Barat Menuai Kontroversi dan Ditemukan Sejumlah Kejanggalan

Pembatalan Status PPPK Ratusan Guru Honorer di Jawa Barat Menuai Kontroversi dan Ditemukan Sejumlah Kejanggalan

Tasikmalaya | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:48 WIB

Mengakhiri Polemik 'Sekolah Pagi', Naif jika Terus Dipaksakan

Mengakhiri Polemik 'Sekolah Pagi', Naif jika Terus Dipaksakan

Your Say | Selasa, 14 Maret 2023 | 10:28 WIB

Pendaftaran Peserta Seleksi Kompetensi Akademik Pendidikan Profesi Guru Madrasah (USKA-PPG) Tahun 2023Akan Dibuka, Ini Persyaratannya

Pendaftaran Peserta Seleksi Kompetensi Akademik Pendidikan Profesi Guru Madrasah (USKA-PPG) Tahun 2023Akan Dibuka, Ini Persyaratannya

Tasikmalaya | Jum'at, 10 Maret 2023 | 13:45 WIB

Terkini

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:06 WIB

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:52 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

×