SuaraTasikmalaya.id – Ajudan Pribadi atau yang memiliki nama asli Muhammad Akbar ditangkap polisi karena dugaan kasus penipuan sebesar Rp1,3 Milliar.
Ajudan pribadi diketahui memiliki latar belakang yang sederhana, ia dikabarkan berhenti sekolah saat kelas dua SMP, sempat menjadi pemulung dan berjualan kacang.
Saat itu, ia diangkat oleh seseorang yang diduga pengusaha untuk menjadi ajudan pribadinya.
Karena si ‘ajudan pribadi’ ini berfoto di tempat mewah, serta gaya bicaranya yang terdengar ‘ngawur’ menjadi perhatian masyarakat.
Terkuak nama akun Instagram dengan username @ajudan_pribadi dan menjadi seorang selebgram.
Kasus yang melibatkan Ajudan Pribadi selebgram ini masih diproses oleh kepolisian setempat.
"Inisial A yang bersangkutan seorang selebgram, sementara ini masih berproses dan diamankan di Makassar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan pada Selasa (14/03/2023).
Kapan penangkapan yang dilakukan belum dijelaskan secara gamblang, ia hanya menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan.
"Yang pasti, ada laporan awal sekitar bulan November tahun 2022 terkait kerugian Rp1,3 milliar,” tambah Andri Kurniawan.
Mendengar kabar ini, banyak masyarakat yang heran, lantaran selama ini Ajudan Pribadi dikenal dengan gaya bicaranya yang ‘ngawur’ dan ‘meracau’ sehingga terlihat seperti plot twist,.
"Kehidupan Ajudan Pribadi ini terlalu banyak plot twist,” ungkap akun twitter @zu***.
“Gimana cara nipunya? Ngomong aja bikin pusing,” komen akun twitter @he***.
“Kok bisa ada yang ketipu sama orang yang ngomongnya gak jelas?” komen akun twitter @an***.
Namun, ada juga masyarakat yang menganggap bahwa ini hanya sebuah permainan dan Ajudan Pribadi dijadikan sebuah ‘alat’ oleh oknum tertentu.
“Bisa jadi dia dan keluarganya alat money laundry,” komen akun twitter @ud**.