Guru Sabil Sebut Maneh ke Ridwan Kamil Berujung Pemecatan, Dedi Mulyadi Ungkap Makna Kata Maneh: Itu Bahasa Undangan

tasikmalaya | Suara.com

Sabtu, 18 Maret 2023 | 15:09 WIB
Guru Sabil Sebut Maneh ke Ridwan Kamil Berujung Pemecatan, Dedi Mulyadi Ungkap Makna Kata Maneh: Itu Bahasa Undangan
Guru Sabil dan Dedi Mulyadi. ((YouTube Kang Dedi Mulyadi))

SuaraTasikmalaya.id- Kata “maneh” viral setelah Muhammad Sabil Fadillah mengkritik Gubernur Jawa Barat bernama Ridwan Kamil di dalam kolom komentarnya.

Sementara itu, Budayawan sekaligus anggota DPR RI, Dedi Mulyadi berikan tanggapan perihal kasus tersebut.

Muhammad Sabil Fadillah sebagai guru honorer di SMK Telkom Cirebon ini dipecat usai melontarkan kata yang dianggap tak sopan itu kepada Ridwan Kamil.

Diketahui bahwa guru honorer itu telah mendapatkan surat peringatan sebanyak dua kali karena kurang baiknya terkait etika sebagai seorang guru.

Sementara itu, dilansir Suara Tasikmalaya.id dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, terlihat mantan Bupati Purwakarta itu mengunjungi kediaman Sabil di kota Cirebon.

Dalam momen tersebut, Kang Dedy menanyakan perihal keadaannya sekarang seusai dipecat dari pekerjaannya.

Alumni Universitas Islam Bandung (UNISBA) itu mengaku kalau dirinya sedang mencari pekerjaan selepas dipecat dari pekerjaan sebelumnya.

Namun, penggunaan kata “maneh” yang sebut melanggar etika itu menjadi dasar dirinya dipecat dari pekerjaanya.

Tak jera dengan sebutan maneh terhadap Ridwan Kamil, Sabil justru menyakan perihal sebutan kata “maneh” itu kepada mantan Bupati Purwakarta.

“Berarti boleh manggil maneh ke akang?” ujar Sabil.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kang Dedy memberitahu kalau kata maneh itu boleh diucapkan kepada dirinya, karena di salah satu daerah Sunda itu menyebut kata yang terkesan kasar ini menjadi bahasa undangan.

“Sunda itu adalah Sunda awal (wiwitan) seperti daerah Banten, daerah Sukabumi dan sebagian Bogor,” ujar Kang Dedi Mulyadi

Dedi menegaskan kalau kata maneh itu tidak kasar dan memang menyebutkan kata maneh itu boleh, seperti stratifikasi Sunda yang mempunyai arti sauyunan, saamparan sajajaran.

Artinya itu tidak ada kelas sosial, semuanya hidup dalam kesetaraan dan kerukunan, semuanya sama.

Tetapi, berbeda dengan sunda priangan, mulai ada Bahasa Sunda untuk yang tua, seumuran dan yang muda. 

Kang Dedi menegaskan, bahasa maneh itu bukan kalimat yang patut dipermasalahkan, namun itu tergantung hati dan pembawaannya.

Muhammad Sabil mengatakan, kata maneh tersebut bukan menegakan arti tidak sopan kepada Ridwan Kamil, melainkan maneh itu sapaan akrab ke Ridwan Kamil, RK dikenal akrab dengan warga dan masyarakat. (*/editor zahran)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipecat Usai Bilang Maneh ke Ridwan Kamil, Guru Sabil Langsung Dikasih Pekerjaan Oleh Dedi Mulyadi

Dipecat Usai Bilang Maneh ke Ridwan Kamil, Guru Sabil Langsung Dikasih Pekerjaan Oleh Dedi Mulyadi

| Sabtu, 18 Maret 2023 | 08:27 WIB

Bela Gubernur Jabar soal Pemecatan Guru SMK Telkom, Golkar: Memangnya Kang Emil Salah Apa?

Bela Gubernur Jabar soal Pemecatan Guru SMK Telkom, Golkar: Memangnya Kang Emil Salah Apa?

News | Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:15 WIB

Duduk Perkara Guru Honorer yang Dipecat Usai Gunakan Kata Maneh kepada Ridwan Kamil

Duduk Perkara Guru Honorer yang Dipecat Usai Gunakan Kata Maneh kepada Ridwan Kamil

Bekaci | Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Mentereng, Segini IPK Erina Gudono usai Lulus dari Universitas Pennsylvania

Mentereng, Segini IPK Erina Gudono usai Lulus dari Universitas Pennsylvania

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 09:29 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:25 WIB

PLN Klaim Listrik di Riau Kembali Normal 100 Persen usai Insiden Blackout

PLN Klaim Listrik di Riau Kembali Normal 100 Persen usai Insiden Blackout

Riau | Senin, 25 Mei 2026 | 09:19 WIB

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:18 WIB

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:16 WIB

Contoh Khutbah Idul Adha Bahasa Jawa yang Menyentuh Hati

Contoh Khutbah Idul Adha Bahasa Jawa yang Menyentuh Hati

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 09:15 WIB

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:13 WIB

Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya

Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 09:08 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:05 WIB