Bukan Karena Tolak Israel, Indonesia Disebut Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 Karena Pernyataan Gub Bali yang Ini?

tasikmalaya

Jum'at, 31 Maret 2023 | 16:03 WIB
Bukan Karena Tolak Israel, Indonesia Disebut Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 Karena Pernyataan Gub Bali yang Ini?
Timnas Indonesia. Benarkah Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 karena ini? (Instagram/hokkycaraka)

SuaraTasikmalaya.id - FIFA baru saja secara resmi mencoret Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20 kemarin (30/3/2023).

Alasan mengenai batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 sejauh ini masih simpang siur dari berbagai sumber terkait dan pengamat.

Saat drawing Piala Dunia U20 batal dilakukan di Indonesia, perwakilan dari PSSI Arya Sinulingga sempat menyinggung aksi penolakan Gubernur Bali yang menolak timnas Israel ke Indonesia.

Diketahui, beberapa politisi memang menolak dengan tegas timnas Israel datang ke Indonesia sebagai peserta yang memiliki hak untuk ikut perhelatan Piala Dunia U20 karena alasan kemanusiaan terhadap penindasan yang masih dilakukan pada warga Palestina.

Selain itu, kebijakan politik Indonesia dan Israel yang tidak sejalan satu sama lain juga kerap menjadi alasan penolakan kedatangan timnas Israel ke Indonesia untuk tanding di Piala Dunia U20.

Lalu, tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 lalu juga disebut-sebut sebagai alasan FIFA batal lakukan drawing di Bali karena Indonesia dinilai masih kurang aman untuk mengadakan perhelatan Piala Dunia U20.

Beberapa alasan batalnya FIFA mengadakan drawing di Indonesia menjadi bayang-bayang netizen dan menimbulkan pertanyaan, apakah alasan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 masih terkait dengan tersebut?

Seolah-olah menjawab pertanyaan netizen, sebuah utas dari ama pengguna @ku*** memberikan penjelasan kronologisnya tentang alasan FIFA batal jadikan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U20.

"Breaking News !!! (THREAD). Penyebab FIFA batalkan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20," tulis @ku*** di akun Twitternya.

baca juga

Bukan karena adanya penolakan terhadap Israel, @ku*** mengatakan bahwa hasil pengamatannya pada beberapa kejadian sebelum FIFA mengunggah rilisnya menunjukkan ada hal lain yang jadi penyebab Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Meski demikian, @ku*** menyebutkan bahwa setelah pernyataan penolakan terhadap Israel muncul, FIFA jadi memperhatikan Indonesia lebih dalam tentang kemampuan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

"Keriuhan pro kontra pelaksanaan Drawing U-20 di Indonesia selama beberapa hari pasca penolakan Gub Bali Wayan Koster benar2 dipantau oleh FIFA, konon mereka menerjunkan tim intelejen maupun konsultan swasta utk lakukan assesment kelayakan Indonesia menjadi Tuan Rumah," tulis @ku***.

Lalu @ku*** menyebutkan bahwa FIFA sebetulnya sangat sensitif dengan isu bom, tetapi Gubernur Bali Wayan Koster pernah menyebut 'trauma dengan bom Bali' sebagai alasan menolak Israel untuk datang ke Indonesia ikut perhelatan Piala Dunia U20.

"Alasan penolakan Gub Bali diawal menggunakan isu Anti Penjajahan sebenarnya masih dapat diterima FIFA,  mereka belum mengganggap isu ini sangat berbahaya," lanjut @ku***.

"Tgl 28 Maret pagi2 tiba2 Tsunami Isu itu datang dengan statement Koster yang  mengirim pesan yg paling ditakutkan oleh Bule : kalo Bali Trauma dengan Bom Bali di Legian..," lanjutnya lagi.

"Pernyataan Koster yang tipis2 halus (dengan sebut Trauma) walau disampaikan oleh Sekjen Partai ini bagi FIFA adalah pesan Final kalo Bali aja tidak aman maka seluruh Indonesia juga tidak aman. Maka di hari yang sama FIFA sdh 99% nyatakan Indonesia dicoret," tukas @ku***.

Lalu, diketahui setelah pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster tentang trauma akan bom dirilis, FIFA langsung menghapus soundtrack Piala Dunia U20 di website mereka.

Sementara itu, Gibran selaku Walikota Solo juga sudah mencoba memberikan kontribusinya mengajukan kota Solo untuk menggantikan Bali sebagai tempat perhelatan Piala Dunia U20.

Kemudian, Erick Thohir juga sudah melakukan negosiasi lagi kemarin (30/3/2023) bertemu Gianni Infantino, ketua pelaksana FIFA.

Namun, pada malam harinya, Gianni langsung memberikan keputusannya bahwa mereka tidak bisa memberikan kesempatan lagi pada Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Disamping banyaknya pengguna Twitter yang sudah menyukai utas @ku*** di atas, FIFA sudah merilis pernyataan resminya tentang pencoretan Indoensia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.

Tak menyebutkan penyataan Gubernur Bali Wayan Koster tentang trauma akan bom, FIFA hanya menyebutkan tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 dalam rilis  batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.

"FIFA akan menggaris bawahi bahwa terlepas dari keputusan ini (mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023), kami akan bekerja sama erat dengan dukungan pemerintahan Presiden Widodo, dalam proses transformasi sepakbola Indonesia pasca tragedi Oktober 2033," jelas FIFA.

Utas yang diunggah @ku*** sendiri sudah mencuri perhatian banyak netizen Indonesia, pasalnya cuitan tersebut sudah dibagikan lagi oleh lebih dari 13 ribu pengguna dan disukai oleh lebih dari 40 ribu pengguna Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Drawing Piala Dunia U20 di Bali Resmi Dibatalkan FIFA, Netizen Ungkit Tragedi Kanjuruhan: Ko Jauh-Jauh Ngurusin Palestina

Drawing Piala Dunia U20 di Bali Resmi Dibatalkan FIFA, Netizen Ungkit Tragedi Kanjuruhan: Ko Jauh-Jauh Ngurusin Palestina

Tasikmalaya | Senin, 27 Maret 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:15 WIB

Sekolah Rakyat Siap Difungsikan, Tumbuhkan Harapan untuk Cetak Generasi Unggul

Sekolah Rakyat Siap Difungsikan, Tumbuhkan Harapan untuk Cetak Generasi Unggul

Sumut | Senin, 13 Juli 2026 | 12:14 WIB

Pemprov Riau Imbau ASN Pria Antar Anaknya ke Sekolah di Hari Pertama

Pemprov Riau Imbau ASN Pria Antar Anaknya ke Sekolah di Hari Pertama

Riau | Senin, 13 Juli 2026 | 12:13 WIB

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan

Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 12:10 WIB

Pertama Kali Berangkat dari Stasiun Gambir? Ini 7 Hal yang Sering Buat Bingung dan Jawabannya

Pertama Kali Berangkat dari Stasiun Gambir? Ini 7 Hal yang Sering Buat Bingung dan Jawabannya

Bali | Senin, 13 Juli 2026 | 12:08 WIB

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:06 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

×