"Apa amalannya? Anjuran Nabi SAW adalah berpuasa, karena dengan puasa yang lain akan ikut. Anda tidak puasa, jangankan shalat sunnah, shalat fardhu terlambat perasaan biasa tapi kalau puasa ketika ketinggalan shalat sunnah Anda bisa gelisah," kata Ustadz Adi Hidayat.
Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat jika kemuliaan orang yang berpuasa cenderung akan meninggalkan maksiat ataupun perbuatan tercela lainnya.
Untuk itu, Ustadz Adi Hidayat menyarankan agar dapat memperbanyak mengerjakan puasa sunnah, misalnya puasa Senin Kamis, puasa Ayyamul Bidh, dan puasa Daud.
Kita dapat melaksanakan puasa sunnah tersebut sesuai dengan kemampuan, karena di bulan haram tidak diberikan waktu-waktu spesifik.
“Untuk di bulan hurum, boleh melebihi puasa Daud asalkan tetap ada bukanya, misal Senin dan Selasa puasa, Rabu tidak, Kamis puasa lagi, Jumat tidak, Sabtu puasa lagi, karena di bulan hurum tidak diberikan waktu-waktu spesifik, sebanyak Anda bisa silakan, namun disarankan di waktu Hari Raya Anda berbuka yakni Jumat, atau hari yang biasanya berkumpul yakni Minggu," kata Ustadz Adi Hidayat.(*)