SUARA TASIKMALAYA – Nama Dewi Perssik sempat disorot lantaran berseteru dengan Ketua RT 06 Lebak Bulus bernama Malkan.
Namun, kini Dewi Perssik dan Ketua RT sepakat untuk berdamai dan mengakiri polemik yang terjadi di antara keduanya.
Pasca berdamai dengan Ketua RT, Dewi Perssik dikabarkan menjadi korban hoaks haters-nya. Pedangdut yang akrab disapa Depe itu mengaku kecewa sebab diberitakan yang tidak-tidak oleh netizen.
Atas hal itu, Depe berkata akan menempuh jalur hukum dan melaporkan orang yang menyebarkan berita hoaks tentangnya ke polisi.
Ia bahkan sudah mengumpulkan bukti, yang saat ini tengah dikaji oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin.
“Nah aku kan nggak ngerti masalah Putri Ariani, jadi masalah Putri Ariani ini dihubungkan ke aku, taunya aku ketika dibicarakan di Got Talent dan viral banget di Amerika ya kan,” kata Dewi Perssik, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (5/7/2023).
“Salah satu contoh Putri Ariani sudah terkenal dari tahun 2014, tapi baru dibicarakan sama orang Indonesia saat ini setelah diviralkan orang luar negeri. Maksud saya mbok ya jangan seperti itu, tapi dipotong-potong seolah-olah aku menghina dia. Aku konsultasikan ke Bang Sandi,” sambungnya.
Tak hanya itu, beredar kabar bahwa dirinya tertabrak dan meninggal karena mendapat karma dari Ketua RT.
“Kan sampe ada yang bilang aku meninggal dunia, ada yang bilang aku ketabrak apalah gitu, atas karmanya dari Pak RT atau apa, itu kan banyak tuh. Aku merasa tidak terima di YouTube itu atas pemberitaan yang tidak sesuai,” ujar Depe.
Sementara itu, belum lama ini Dewi Perssik diketahui ribut dengan Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya.
Polemik antara keduanya dipicu oleh penolakan hewan kurban Dewi Perssik yang dititipkan di masjid dekat rumahnya. (*)