SUARA TASIKMALAYA - Kontroversi seputar sapi kurban yang melibatkan Dewi Perssik dikaitkan dengan para pendukung Ganjar Pranowo, dan dianggap sebagai bagian dari strategi politik 'Sahabat Ganjar'.
Dalam video yang diambil dari TikTok @infobimantara pada Minggu (2/7/2023), Dewi Perssik mengakui bahwa sapi tersebut hanya dititipkan kepada panitia kurban dan akan disembelih oleh organisasi massa yang mendukung calon presiden Ganjar Pranowo, yang dikenal sebagai 'Sahabat Ganjar'.
"Kita memang mengambil sapi tersebut karena akan disembelih di tempat yang merupakan teman saya, sahabat Ganjar," kata Dewi Perssik di dalam video itu.
Video TikTok tersebut menegaskan bahwa Pak RT, yang disebutkan sebelumnya dalam kontroversi ini memiliki motif politik. Sebaliknya, Dewi Perssik dan kelompok 'Sahabat Ganjar' dinyatakan terlibat dalam strategi politik yang sedang berlangsung.
Kontroversi seputar sapi kurban tersebut juga mendapat perhatian yang cukup besar dari netizen. Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap manuver politik yang dilakukan oleh DP dan 'Sahabat Ganjar' pada hari raya keagamaan.
Banyak dari netizen malah dukung Pak RT dalam kisruh sapi kurban ini.
"Oalah DP tuh Sahabat Ganjar to, sehat Pak RT," komentar Gufron Abdul Rokhim.
Respon dari netizen menunjukkan rasa penyesalan yang mendalam terhadap penggunaan momen penting seperti Hari Raya Keagamaan untuk kepentingan politik.
Mereka menganggap hal tersebut tidak pantas dan menyayangkan tindakan yang dianggap mengabaikan nilai-nilai agama dan tradisi keagamaan.
Baca Juga: Jadi Korban Hoaks Pasca Damai dengan Ketua RT, Dewi Perssik Ancam Bakal Laporkan Haters
Hebohnya reaksi netizen menyoroti dampak dari insiden sapi kurban ini dan mencerminkan kepedulian mereka terhadap integritas acara keagamaan yang harus bebas dari politisasi yang tidak sesuai. (*)