SUARA TASIKMALAYA - Tubuh hanya berbalut handuk, Michelle Ashley ceritakan "permainan" ayah tiri saat sang mama kerja, sikap Pinkan Mambi malah bikin panas hati.
Publik terkejut atas apa yang diungkap anak kedua Pinkan Mambo yang bernama Michelle Ashley.
Gadis cantik ini kini melawan atas sikap sang mama yang menutupi kelakuan bejat sang suami kedua, alias ayah tirinya.
Apa yang diungkapkannya benar-benar membuat miris. Nasib anak Pinkan Mambo, Michelle Ashley benar-benar jadi pelampiasan nafsu setan ayah tirinya.
Michelle Ashley mengaku jika dirinya adalah korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan suami kedua Pinkan Mambo.
Namun, atas apa yang dialami Michelle Ashley ini malah membuat Pinkan Mambo bereaksi "biasa" alias di luar dugaan.
Apa yang dilakukan Pinkan Mambo ini malah membuat panas hati alias marah publik.
Seperti diketahui jika belum lama ini Michelle Ashley mengungkap hal mengerikan yang pernah dialaminya saat berusia 12 tahun.
Atas pengakuannya itu, Michelle Ashley sedang jadi perbincangan publik, terutama pada kelakukan ayah tiri dan mamanya, Pinkan Mambo.
Baca Juga: Febriana/Amalia Maju ke Babak 16 Setelah Kalahkan Tuan Rumah di Japan Open 2023
Pengakuan Michelle Ashley sangat menggemparkan, lantaran dirinya mengaku pernah menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan ayah tiri.
Tentang peristiwa kelam yang dialaminya itu, Michelle Ashley membongkar habis di podcast di Youtube Nadia Alaydrus.
Konten video tersebut kemudian "diviralkan" oleh akun Instagram @lambegosiip, Rabu (26/7/2023).
Terdengar jelas bagaimana Michelle Ashley mengaku dilecehkan ayah tirinya. “Ada cerita dalam keluarga aku. Aku pernah jadi korban (pelecehan seksual) sama suaminya mami aku, suami yang kedua,” ungkap Michelle Ashley saat membagikan kisahnya itu.
Michelle Ashley mengaku sangat berat membuka lembaran pahit dalam hidupnya itu. akan tetapi Michelle Ashley mengaku dirinya harus berani membongkar hal tersebut.
Diakui Michelle Ashley, peristiwa memilukan tersebut terjadi sudah lama. “Kejadiannya (dugaan pelecehan seksual) itu di tahun 2018 sampai 2021," sambungnya.