Imbas Skandal Body Checking Tanpa Busana, Polda Metro Jaya akan Periksa Manajemen Hotel

tasikmalaya Suara.Com
Kamis, 10 Agustus 2023 | 22:21 WIB
Imbas Skandal Body Checking Tanpa Busana, Polda Metro Jaya akan Periksa Manajemen Hotel
Potret dua dari sederet finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang jadi korban foto tanpa busana. (Suara.com/Tiara Rosana)

SUARA TASIKMALAYA - Polda Metro Jaya berencana untuk memeriksa manajemen Hotel Sari Pacific Jakarta. Tempat terjadinya pemeriksaan tubuh atau "body checking" tanpa busana terhadap para finalis Miss Universe Indonesia 2023.

Kompol Yuliansyah, yang saat ini menjadi Plh Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mengumumkan bahwa pemeriksaan ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dilansir dari Suara.com, Yuliansyah menjelaskan, bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mendalami pihak yang menyewa lokasi.

Serta pihak penyelenggara yang terlibat dalam peristiwa kontroversial ini.

"Dalam waktu dekat, kita sudah mengirim undangan kepada manajemen hotel. Kami berencana untuk melakukan pemeriksaan," ujar Yuliansyah kepada wartawan, Kamis (10/8/2023).

Selain memeriksa manajemen hotel, Yuliansyah juga menegaskan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pihak penyelenggara dan detail acara tersebut.

"Kami akan mendalami semua aspek terkait. Baik itu terkait acara, pihak yang menyewa hotel, maupun penyelenggara acara." terangnya.

Kuasa hukum dari salah satu finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang menjadi korban body checking tanpa busana, Mellisa Anggraini telah meminta pihak kepolisian untuk turut memeriksa rekaman CCTV di sekitar Hotel Sari Pacific Jakarta.

Alasannya adalah untuk memastikan bahwa video yang menampilkan para korban tidak tersebar secara luas.

Baca Juga: Pep Guardiola Pesimistis Manchester City Bisa Raih Treble Musim Depan

"Peristiwa ini terjadi pada 1 Agustus (2023), di Hotel Sari Pacific. Kami meminta agar pemeriksaan dilakukan segera terhadap rekaman CCTV," ucap Mellisa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Namun, kami belum mendapatkan informasi mengenai hasil atau konten dari rekaman tersebut," sambung Mellisa.

Mellisa juga mengungkapkan, bahwa jumlah finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual melalui modus body checking tanpa busana mencapai 30 orang. 
Namun, hingga saat ini baru tujuh korban yang telah membuat laporan resmi.

"Sebenarnya, ada 30 orang yang mengalami kejadian ini," ungkap Mellisa di kantor Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Rabu (9/8/2023).

Kuasa hukum itu juga berpendapat bahwa praktik pelecehan seksual ini tidak hanya dilakukan oleh segelintir individu, melainkan secara massal atau bersama-sama.

"Ketika dilakukan pemeriksaan body checking terhadap 30 orang, ini bukanlah tindakan parsial. Jika dilakukan oleh segelintir orang, mungkin hanya akan dilakukan terhadap tiga atau empat orang," jelasnya.

"Namun, dalam kasus ini, semua orang mengalami hal serupa secara masif. Oleh karena itu, kami berpendapat bahwa mereka yang terlibat harus bertanggung jawab atas tindakan ini," tegas Mellisa.

Sebelumnya, seorang finalis Miss Universe Indonesia 2023 dengan inisial N telah melaporkan dugaan pelecehan ini ke Polda Metro Jaya pada Senin, (7/8/2023).

Korban ini mengklaim bahwa tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Mellisa menyebutkan bahwa laporan yang diajukan telah diterima dan dicatat dengan nomor laporan LP/B/4598/VII/2023 SPKT POLDA METRO JAYA.

Dia juga mengidentifikasi PT Capella Swastika Karya sebagai pihak yang dilaporkan dalam kasus ini.

Menurut keterangan Mellisa, kejadian dugaan pelecehan seksual ini terjadi, pada Selasa (1/8/2023).

Ketika itu, para korban diminta untuk menjalani pemeriksaan tubuh tanpa busana, yang di luar dari rencana acara atau rundown yang telah disepakati.

"Proses pemeriksaan tubuh tanpa busana tidak ada dalam rundown acara. Namun, para korban dipaksa untuk menjalani pemeriksaan tersebut. Tindakan ini sangat mengganggu para korban. Seharusnya, ajang kompetisi seperti ini seharusnya menghormati dan menghargai para perempuan, bukan memperlakukan mereka sebagai objek semata," pungkas Mellisa.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI