SUARA TASIKMALAYA - Ramadhan Sananta, Penyerang berusia 20 tahun menjadi striker masa depan Timnas Indonesia, dan sejak saat ini.
Pemain asal Kepulauan Riau, Ramadhan Sananta menderai air mata kala Indonesia kalah adu penalti melawan Vietnam.
Isak tangis Sananta mengiringi kekalahan yang terjadi di pertandingan tadi malam Usai Timnas U-23 Indonesia kalah dalam adu penalti dengan skor 5-6 dari Vietnam dalam laga final Piala AFF U-23 2023 setelah pertandingan berakhir 0-0 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.
Terlihat dalam tayangan langsung setelah pertandingan usai Sananta tergeletak di tengah lapangan sambil menderaikan air mata dan meratapi kesedihan usai timnya kalah.
Pemain yang digadang-gadang menjadi top skor AFF U-23 nyatanya diraih pemain asal Malaysia Alif Ikmalrizal dan Dinh Xuan Tien asal Vietnam.
Pada pertandingan tadi malam Sananta hanya dimainkan pada babak kedua oleh coach Shin, hingga dirinya tak bermain terlalu lama untuk tim Indonesia.
Selain Sananta tangisan terlihat jelas pada wajah sang penjaga gawang Ernando, Ernando sebagai penjaga gawang Indonesia menjadi sebab kekalahan di laga final AFF U-23 2023 dalam adu penalti sebagai penendang yang ke-6.
Namun Ernando Ari menjadi penyelamat timnas U-23 Indonesia sepanjang laga final. Dia melakukan beberapa penyelamatan penting selama waktu normal dan perpanjangan waktu. (*)
Baca Juga: Kecewa Karena Kalah, Ernando Tak Kalungkan Medali Saat Di Podium