Pencipta "Heartbleed" Akhirnya Angkat Bicara

Liberty Jemadu

Jum'at, 11 April 2014 | 09:34 WIB
Pencipta "Heartbleed" Akhirnya Angkat Bicara
Celah keamanan internet, Heartbleed (Heartbleed.com).

Suara.com - Heartbleed, celah keamanan internet yang beberapa hari terakhir merisaukan dunia rupanya tidak sengaja tercipta atau hanya kecelakaan belaka, demikian diakui oleh penciptanya, Robin Seggelmann, seorang programer asal Jerman,

Kepada Sydney Morning Herald, Seggelman mengatakan cacat bernama Heartbleed itu tercipta ketika dia ikut memperbarui protokol enkripsi OpenSSL lebih dari dua tahun lalu.

"Ketika itu saya sedang membantu memperbarui OpenSSL,  memperbaiki sejumlah cacat, dan menambah sejumlah fitur baru," kata Seggelmann.

Tetapi dalam satu fitur baru, ada sebuah variabel cacat yang luput dari perhatian Seggelman dan rekan yang bertugas mengevaluasi pekerjaannya. Kesalahan itulah yang belakangan berubah menjadi Heartbleed.

OpenSSL sendiri adalah standar enkripsi yang bisa mengacak informasi sensitif seperti username atau password pengguna situs-situs internet di seluruh dunia. OpenSSL menyediakan jalur aman yang menghubungkan pengguna komputer dengan situs di internet.

OpenSSL sifatnya open source dan merupakan sebuah proyek kolaborasi dari para programer di seluruh dunia. Keterlibatan mereka bersifat sukarela, baik mereka yang menyusun maupun mengevaluasinya. Karena sifatnya yang terbuka tadi, OpenSSL banyak digunakan oleh situs-situs internet di dunia, termasuk Yahoo, Facebook, dan Google.

Proyek OpenSSL sendiri mulai dikerjakan pada Desember 1998 dan terus dikembangkan dalam sejumlah versi hingga saat ini.

Adapun celah keamanan yang disebut Heartbleed baru ditemukan pekan lalu oleh sejumlah ilmuwan di Findlandia. Heartbleed diumumkan ke publik pada 7 April silam.

Luput dari perhatian para programer yang terlibat dalam proyek itu, Heartbleed resmi "hidup" pada 31 Desember 2011. Dua tahun tidak terlacak, Heartbleed kini sudah berdampak pada keamanan hampir dua pertiga lalu lintas internet dunia.

Seggelmann sendiri mengatakan bahwa cacat pada program itu sifatnya "remeh" saja, tetapi dampaknya rupanya sangat besar.

Badan intelijen Amerika Serikat, NSA, dan badan intelijen Inggris diduga memanfaatkan celah ini untuk memantau dan mencuri informasi dari jutaan pengguna internet dunia, seperti yang telah diungkapkan oleh Edward Snowden.

Seggelman sendiri meminta agar lebih banyak orang terlibat dalam mengembangkan OpenSSL, karena menurut dia dengan begitu pengawasan terhadap program tersebut bisa lebih ketat dan celah atau cacat seperti Heartbleed lebih mudah terpantau.

"Jika semua orang terus menggunakannya dan mengira bahwa akan ada orang yang merawatnya, maka ini tidak akan berhasil. Semakin banyak yang mengawasi, maka semakin sedikit masalah seperti ini yang akan muncul," kata Seggelman. (Sydney Morning Herald/ Mashable)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkena "Heartbleed", Situs-situs Besar Sarankan Pengguna Ganti Password

Terkena "Heartbleed", Situs-situs Besar Sarankan Pengguna Ganti Password

Tekno | Kamis, 10 April 2014 | 16:12 WIB

Terkini

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:58 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 17:47 WIB

ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!

ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 15:37 WIB

4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif

4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 15:35 WIB

4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik

4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 15:21 WIB

Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review

Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 15:15 WIB

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn

Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB