Via Twitter Presiden Azerbaijan Ancam Perangi Armenia

Liberty Jemadu

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 13:55 WIB
Via Twitter Presiden Azerbaijan Ancam Perangi Armenia
Akun Twitter Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev (Screenshot Twitter).

Suara.com - Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, melalui akun Twitter-nya mengancam akan mengobarkan perang dengan negara tetangganya, Armenia, setelah puluhan warganya tewas dalam konflik perebutan wilayah.

Dalam serangkaian tweet, Aliyev, mengatakan puluhan warganya tewas dalam bentrokan merebut wilayah Nagorno-Karabakh dan karenanya dia berjanji akan mengembalikan wilayah itu dengan berbagai cara, termasuk menggunakan kekuatan militer.

Ancaman perang via Twitter adalah yang pertama yang pernah dilakukan oleh seorang kepala negara dalam sejarah.

Azerbaijan dan Armenia mulai terlibat konflik wilayah sejak bubarnya Uni Soviet. Pasukan Armenia menguasai kendali de facto atas Nagorno-Karabakh, yang 90 persen warganya merupakan etnis Armenia. Tetapi secara hukum, wilayah pegunungan itu adalah milik Azerbaijan.

"Sebagai akibat serangan tentara pendudukan Armenia, jatuh korban di pihak angkatan bersenjata kami. Beberapa tentara telah menjadi martir," tulis Aliyev, Kamis (7/8/2014).

"Kami akan memulihkan kedaulatan. Bendera Azerbaijan akan berkibar di semua wilayah yang diduduki, termasuk Shusha dan Khankandi (di Nagorno-Karabakh)," tulis Aliyev lebih lanjut.

"Seperti kami sudah mengalahkan Armenia di medan politik dan ekonomi, kami bisa mengalahkan mereka di medan tempur," tegas dia di akun Twitter-nya yang punya lebih dari 76.000 follower.

"Kami akan mengembalikan kedaulatan wilayah kami baik dengan cara damai maupun militer. Kami siap menggunakan kedua pilihan itu," tegas dia.


Ketegangan antara dua negara pecah menjadi bentrokan bersenjata pada akhir pekan lalu. Setidaknya 14 orang tewas dalam bentrokan tersebut dan kedua negara saling menyalahkan sebagai penyebab kekisruhan.

Kedua negara, dengan bantuan Rusia, menandatangani gencatan senjata pada 1994, setelah bertempur sengit selama enam tahun. Sekitar 30.000 jiwa melayang dalam perang tersebut. Sejak itu kedua negara selalu bersitegang dan puluhan orang tewas setiap tahun di zona militer tersebut. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Sering Menggunakan Twitter Bisa Picu Halusinasi

Studi: Sering Menggunakan Twitter Bisa Picu Halusinasi

Tekno | Kamis, 07 Agustus 2014 | 16:40 WIB

Pemasukan Twitter dari Iklan Naik 129 Persen

Pemasukan Twitter dari Iklan Naik 129 Persen

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2014 | 13:57 WIB

Demi Gaza, Vino G Bastian Ganti Nama Akun Twitter

Demi Gaza, Vino G Bastian Ganti Nama Akun Twitter

Entertainment | Kamis, 10 Juli 2014 | 23:35 WIB

Studi: Bos Lebih Sering Akses Media Sosial di Kantor

Studi: Bos Lebih Sering Akses Media Sosial di Kantor

Tekno | Selasa, 01 Juli 2014 | 15:59 WIB

Terkini

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

×