Ilmuwan Pecahkan Misteri "Wajah di Bulan"

Ruben Setiawan

Kamis, 02 Oktober 2014 | 20:48 WIB
Ilmuwan Pecahkan Misteri "Wajah di Bulan"
Ilustrasi Bulan. (Shutterstock)

Suara.com - Man in the Moon atau fenomena penampakan wajah orang di Bulan yang selama ini membingungkan para ilmuwan akhirnya terjawab.

Selama berpuluh-puluh tahun, para ilmuwan meyakini bahwa cerukan di bulan yang menyerupai wajah manusia tercipta akibat hantaman asteroid. Namun, sebuah penelitian terakhir menyebut Man on the Moon terbentuk oleh aktivitas gunung berapi.

Noda hitam yang menyerupai wajah itu diduga terbentuk akibat pergerakan lava gunung berapi. Wilayah yang disebut Oceanus Procellarum, bahasa Latin untuk Lautan Badai itu, terbentang selebar 2896 kilometer.

Para peneliti menggunakan peta resolusi tinggi buatan teknologi Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL) milik NASA tahun 2012. Mereka menemukan bahwa tepian wilayah hitam itu tidak bundar melainkan meruncing. Menurut para peneliti, tepian semacam itu tidak mungkin terbentuk oleh asteroid.

Sudut tepian itu terbentuk oleh tekanan besar dari dalam. Di saat yang sama, tepiannya membeku di sekeliling material lava panas yang keluar dari dalam perut Bulan. Tumbukan sejumlah asteroid di wilayah tersebut menciptakan kawah-kawah yang berukuran lebih kecil. Magma kemudian mengisi kawah-kawah kecil tersebut dan memunculkan noda-noda hitam yang terlihat dari Bumi.

Dalam melakukan penyelidikan yang mereka muat di jurnal Nature itu, para peneliti mengukur jarak antara dua wahana GRAIL dan mencari kawah-kawah lainnya yang ada di permukaan satelit alami Bumi itu.

Peta Bulan itu sendiri dibuat dengan wahana kembar yang mengorbit di Bulan sejak bulan Januari hingga Desember 2012. Dengan menggunakan jarak antara dua wahana tersebut, para peneliti dapat menentukan kekuatan gravitasi di permukaan Bulan untuk menciptakan peta rinci terkait tebal tipisnya tepian kawah-kawah Bulan.

Namun, yang masih menjadi misteri bagi para ilmuwan adalah bagaimana gumpalan-gumpalan pada tepian Bulan itu muncul. Bisa jadi, itu terjadi karena pembusukan radioaktif dari elemen pembentuk panas di dalam perut Bulan. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Orang Lebih Sulit Tidur Saat Bulan Purnama

Studi: Orang Lebih Sulit Tidur Saat Bulan Purnama

Tekno | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:18 WIB

Ternyata, Beginilah Bulan Terbentuk

Ternyata, Beginilah Bulan Terbentuk

Tekno | Jum'at, 06 Juni 2014 | 15:26 WIB

Terungkap, Usia Bulan Kita Adalah 4,5 Miliar Tahun

Terungkap, Usia Bulan Kita Adalah 4,5 Miliar Tahun

Tekno | Kamis, 03 April 2014 | 04:37 WIB

Ambisi Ilmuwan Israel Mendaratkan Pesawat Kecil di Bulan

Ambisi Ilmuwan Israel Mendaratkan Pesawat Kecil di Bulan

Tekno | Jum'at, 07 Maret 2014 | 13:46 WIB

Terkini

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×