Sepasang Suami Istri Menangkan Nobel Kesehatan

Liberty Jemadu

Selasa, 07 Oktober 2014 | 02:02 WIB
Sepasang Suami Istri Menangkan Nobel Kesehatan
Tiga penerima hadiah Nobel Kesehatan 2014, John O'Keefe (kiri), May-Britt Moser, dan Edvard I Moser (Nobelprize.org).

Suara.com - Tiga orang ilmuwan, termasuk sepasang suami istri, memenangkan anugerah Nobel Kesehatan untuk penelitian mereka di bidang sel-sel syaraf yang sering dijuluki sebagai "Sistem GPS Otak".

Separuh anugerah Nobel itu jatuh ke tangan John O'Keefe dan sisanya lagi diterima oleh pasangan May-Britt Moser dan suaminya Edvard I Moser.

Ketiga ilmuwan itu menemukan cara kerja otak dalam mengidentifikasi posisi dan kemampuan otak untuk menavigasi atau memandu manusia dari satu tempat ke tempat lain.

Temuan mereka bisa membantu menjelaskan mengapa penderita Alzheimer tidak bisa mengenali lingkungan di sekitarnya.

"Temuan mereka telah memecahkan masalah yang dihadapi para pemikir dan ilmuwan selama berabad-abad," kata Yayasan Nobel, yang bermarkas di Stockholm, Swedia, Senin (6/10/2014).

Pada 1971 O'Keefe menemukan komponen otak yang berfunsi seperti sistem navigasi, dalam penelitiannya pada tikus.

Ia menemukan sebuah sel syaraf, yang disebut "sel tempat", dalam hippocampus yang akan aktif ketika tikus ditempatkan di lokasi tertentu. Ketika tikus itu dipindahkan ke lokasi berbeda, maka sebuah sel syaraf lain akan aktif.

Dari eksperimen itu O'Keefe sadar bahwa sel-sel syaraf itu sedang membangun sebuah peta di dalam hippocampus, sebuah area di tengah otak, yang akan menjadi panduan ketika tikus bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

Lalu pada 2005, May-Britt Moser dan Edvard I Moser menemukan sel-sel sel syaraf yang berfungsi menciptakan sistem kordinasi navigasi dalam entochinal cortex, wilayah otak yang terletak dekat hippocampus. Sel-sel itu disebut sebagai sel jejaring.

Penelitian-penelitian terbaru kemudian menemukan bahwa kedua jenis sel syarat itu juga ada pada otak manusia dan merupakan salah satu bagian penting pada penyakit Alzheimer.

O'Keefe, yang lahir di New York City, Amerika Serikat, kini bekerja sebagai Direktur Sainsbury Wellcome Center pada Neural Circuits and Behavior, University College London, Inggris.

May-Britt kini menjabat sebagai Direktur Center for Neural Computation di Trondheim, Norwegia, sementara suaminya Edvard adalah Direktur Kavli Institute for Systems Neuroscience, di Trondheim.

O'Keefe akan menerima 4 juta Krona Swedia (sekitar Rp6,7 miliar) dari Yayasan Nobel sementara pasangan Moser akan menerima hadiah dengan jumlah yang sama. (Live Science/BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penulis Korea Selatan Han Kang Raih Nobel Sastra 2024

Penulis Korea Selatan Han Kang Raih Nobel Sastra 2024

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:23 WIB

Hiburan Dilarang Taliban, Malala Yousafzai Mengaku Temukan Kebebasan di Konser Taylor Swift

Hiburan Dilarang Taliban, Malala Yousafzai Mengaku Temukan Kebebasan di Konser Taylor Swift

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:36 WIB

Beri Penghargaan untuk Mahasiswa, Dekan FKUI Tantang Peneliti Kesehatan Indonesia Bisa Raih Nobel:

Beri Penghargaan untuk Mahasiswa, Dekan FKUI Tantang Peneliti Kesehatan Indonesia Bisa Raih Nobel:

Health | Jum'at, 04 November 2022 | 11:46 WIB

Peneliti yang Ungkap Evolusi Nenek Moyang Manusia Dianugerahi Nobel Kesehatan 2022

Peneliti yang Ungkap Evolusi Nenek Moyang Manusia Dianugerahi Nobel Kesehatan 2022

Tekno | Senin, 03 Oktober 2022 | 21:32 WIB

Jurnalis Rusia Lelang Hadiah Nobel untuk Bantu anak-anak di Ukraina

Jurnalis Rusia Lelang Hadiah Nobel untuk Bantu anak-anak di Ukraina

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:17 WIB

Terkini

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

×