Pakai Nuklir Baterai Ponsel Tahan 5 Tahun

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2014 | 01:51 WIB
Pakai Nuklir Baterai Ponsel Tahan 5 Tahun
Ilustrasi pengguna ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Penggunaan teknologi nuklir sebagai sumber daya energi di masa datang merupakan keharusan karena dapat mempermudah memenuhi ragamm kebutuhan manusia.

"Dengan menggunakan teknologi nuklir penggunaan baterai ponsel pun bisa dihemat hingga lima tahun sekali isi," kata Direktur Utama PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) Persero, Yudiutomo Ismarjdoko, saat berbicara pada konferensi "Strategi Sumber Daya Manusia Dalam Memenangkan MEA 2015", di Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Menurut Yudiutomo, selama ini masyarakat Indonesia umumnya masih saja terlalu takut jika mendengarkan kata-kata nuklir.

Padahal dengan teknologi nuklir segala kebutuhan manusia mulai dari pengadaan pasokan listrik, kebutuhan dunia kedokteran, pertanian hingga kebutuhan komunikasi sudah menggunakan teknologi nuklir.

"Dengan menggunakan teknologi nuklir hasil pengayaan uranium sistem rendah dinilai batere ponsel bisa lima tahun sekali pengisian. Bayangkan dengan teknologi nuklir bisa menghemat keuangan konsumen," katanya.

Ia mengakui, tenaga nuklir masih sangat ditakuti oleh masyarakat Indonesia karena berbagai kontroversi padahal pada sistem batere yang saat ini digunakan masyarakat sudah mengandung nuklir namun tidak di cantumkan.

"Kalau dicantumkan nuklir hampir pasti tidak akan dibeli, makanya digunakan nama lain lain," ujarnya.

Saat ini tambah Yudiutomo, teknologi nuklir yang dikembangkan Inuki beragam terutama untuk keperluan dunia kedokteran.

Salah satunya untuk memproduksi radio isotop Molybdenum-99 Fission atau MO99, bahan kimia yang digunakan untuk mendeteksi penyakit kanker dalam tubuh manusia.

Saat ini produksi radioisotop Inuki yang hasilnya diekspor ke hampir sebagian besar rumah sakit besar di Asia, termasuk ke sejumlah negara Eropa.

"Kita sudah mengembangkan teknologi nuklir dengan daya rendah. Sudah saatnya untuk mengembangkan nuklir untuk kebutuhan energi," ujarnya.

Untuk menjadi negara yang lebih maju ekonominya, Pemerintah sudah harus mengembangkan pltn sehingga dapat memenuhi kebutuhan energi nasional.

"Tidak ada yang harus ditakutkan soal nuklir. Jika segala sesuatunya dijalankan sesuai dengan ketentuan maka reaktor nuklir tidak akan menjadi masalah. Jadi tidak perlu ditakuti, energi minyak akan segera habis maka butuh pltn untuk memenuhi energi masyarakat," ujarnya.

Menurut Yudiutomo menjadi tugas Pemerintah mensosialisasikan betapa nuklir tersebut sangat bermanfaat.

Ia mencontohkan, Tiongkok dan Korea Selatan pada tahun 1958 belajar soal riset nuklir dari Indonesia, namun kedua negara tersebut saat ini jauh lebih maju karena sudah memiliki puluhan pltn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isi Baterai Smartphone? Pakai Keringat Saja

Isi Baterai Smartphone? Pakai Keringat Saja

Tekno | Kamis, 14 Agustus 2014 | 17:21 WIB

Ilmuwan Temukan Cara Bikin Baterai Ponsel dari Puntung Rokok

Ilmuwan Temukan Cara Bikin Baterai Ponsel dari Puntung Rokok

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2014 | 23:24 WIB

Terkini

Trump T1 Segera Dipasarkan, HP Buatan Perusahaan Donald Trump Pakai Snapdragon

Trump T1 Segera Dipasarkan, HP Buatan Perusahaan Donald Trump Pakai Snapdragon

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:33 WIB

Moto G37 Series Debut Minggu Depan, HP Murah Ini Bawa Baterai 7.000 mAh

Moto G37 Series Debut Minggu Depan, HP Murah Ini Bawa Baterai 7.000 mAh

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:27 WIB

Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok

Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:20 WIB

realme C100 dan C100x Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 8000mAh Tahan Seharian untuk Heavy User

realme C100 dan C100x Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 8000mAh Tahan Seharian untuk Heavy User

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:07 WIB

iQOO 16 Bakal Gunakan Chip Terbaru Snapdragon, Tawarkan Refresh Rate dan AnTuTu Tinggi

iQOO 16 Bakal Gunakan Chip Terbaru Snapdragon, Tawarkan Refresh Rate dan AnTuTu Tinggi

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:06 WIB

16 HP Android yang Mendukung AirDrop via Quick Share, dari Samsung hingga OPPO

16 HP Android yang Mendukung AirDrop via Quick Share, dari Samsung hingga OPPO

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:37 WIB

Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru

Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:59 WIB

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:39 WIB

5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian

5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:30 WIB

Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini

Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB