Ilmuwan Akan Bangun Kota di Atas Awan Planet Venus

Ruben Setiawan

Selasa, 23 Desember 2014 | 08:15 WIB
Ilmuwan Akan Bangun Kota di Atas Awan Planet Venus
Ilustrasi kota di atas awan Venus. (NASA)

Suara.com - Hingga saat ini, perhatian orang akan penjelajahan luar angkasa masih tertuju pada Mars, planet yang terus diselidiki soal potensinya untuk didiami. Namun, sebenarnya, ada planet lain yang tak menutup kemungkinan bisa menjadi planet baru untuk ditinggali.

Planet itu adalah Venus. Venus berada lebih dekat dengan Bumi, memiliki ukuran hampir sama dengan Bumi, dan mempunyai kepadatan serta komposisi kimia mirip Bumi. Kendati demikian, tetap saja, planet tersebut tidak ramah bagi manusia.

Bagaimana tidak, dibandingkan Bumi, Venus lebih panas. Suhu permukaannya sekitar 462 derajat Celsiud sementara tekanan atmosfernya 92 kali lebih besar daripada Bumi. Venus juga memiliki banyak gunung berapi dan lapisan awan asam. Bahkan, sejumlah wahana penjelajah yang dikirim ke Venus langsung terbakar dan rusak begitu sampai di planet itu.

Maka, alih-alih memikirkan bagaimana caranya hidup di atas permukaan planet yang panas tersebut, para ilmuwan NASA di Pusat Riset Langley mencari jalan pintas.

Sebuah kota di atas awan, demikian mereka menyebut rencana besar mereka. Ya, mereka berencana membuat sebuah kota di atas awan Venus dengan balon raksasa yang berbentuk seperti pesawat penumpang. Pesawat itu akan membawa dua astronot dalam sebuah misi 30 hari untuk menjelajahi Planet tersebut.

Proyek tersebut dinamakan dengan High Altitude Venus Operational Concept atau disingkat Havoc. Proyek itu dirancang oleh Systems Analysis and Concepts Directorate (SACD) yang ada di Langley.

Venus memang tidak bisa dihuni manusia, namun dengan berada 50 kilometer di angkasa planet tersebut, para astronot bisa bertahan hidup lantaran suhu di ketinggian seperti itu tak jauh berbeda dengan Bumi. Pada ketinggian tersebut, tekanan atmosfernya serupa dengan Bumi, sementara gravitasinya sedikit lebih rendah. Astronot tidak perlu khawatir akan suhu panas karena pesawat yang mereka naiki bisa menjaga temperatur tetap sejuk.

Tantangan terbesar bagi misi ini adalah bagaimana caranya membawa pesawat itu ke Venus dan mengembangkan balonnya. Ilmuwan juga masih harus memikirkan apakah panel surya yang menjadi sumber tenaga pesawat itu bisa bertahan terhadap kadar asam belerang di angkasa Venus. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Mati, Ternyata Planet Venus Aktif Secara Geologis

Belum Mati, Ternyata Planet Venus Aktif Secara Geologis

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:30 WIB

7 Fakta Planet Venus yang Tak Bisa Ditinggali Manusia karena Terlalu Panas

7 Fakta Planet Venus yang Tak Bisa Ditinggali Manusia karena Terlalu Panas

Tekno | Jum'at, 24 Juni 2022 | 12:18 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×