Sony Ikut Kembangkan Teknologi Mobil Autokemudi

Liberty Jemadu, Deni Yuliansari

Senin, 16 Februari 2015 | 17:48 WIB
Sony Ikut Kembangkan Teknologi Mobil Autokemudi
Ilustrasi Sony (Shutterstock).

Suara.com - Raksasa teknologi asal Jepang, Sony, berencana ikut terjun dalam industri otomotif, khususnya teknologi mobil nirawak, mengikuti jejak Google dan Apple.

Seperti yang diberitakan Financial Times, Sony sudah mengelotorkan dana sebesar 842.000 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp10 miliar) ke perusahaan pembuat mobil robotik Jepang, ZMP. Dalam kerja sama itu Sony akan menyediakan teknologi sensor mutakhir yang dipadukan dengan kemampuan robotik ZMP, untuk memproduksi mobil yang bisa melaju tanpa sopir.

Sony memiliki pengalaman dalam mengembangkan teknologi sensor gambar pada kamera dan telepon seluler pintar dan diharapkan akan menerapkan teknologi serupa untuk mobil. Sebuah mobil nirawak lazimnya membutuhkan 10 kamera sensor untuk menginderai lingkungan di sekitarnya dan mencegah kecelakaan.

Hanya saja, keterlibatan Sony di pasar yang baru berkembang ini tak seperti Appel dan Google, dua raksasa teknologi asal AS yang sudah memastikan akan membuat mobil nirawak.

Sony sendiri tampaknya akan fokus pada pengembangan kamera sensor pada mobil-mobil autokemudi. Lembaga konsultan IHS memprediksi kamera yang akan dibutuhkan untuk dunia otomotif akan mencapai angka 102 juta unit pada tahun 2020 dengan harga empat hingga lima kali lipat lebih mahal dibandingkan kamera untuk smartphone.

General Manager of Sony Image Sensor Businessm Shigeo Ohba berharap bahwa permintaan sensor gambar untuk otomotif akan meningkat dipertengahan tahun 2020.

"Kami harus menjadi sensor otomotif nomor satu didunia," katanya.

Selama ini, Sony menguasai 40 persen pasar CMOS sensor yang dipakai di produk Apple dan beberapa smartphone lainnya. Sedangkan untuk CMOS sensor kendaraan, Sony baru menguasai 5 persen.

Pihak Sony yakin dengan pengalaman Sony dalam bidang sensor gambar, pihaknya bisa meraih penguasaan pasar yang lebih besar. Strategi yang ditempuh salah satunya dengan mengumumkan pabrik pembuatan CMOS sensor untuk kendaraan Desember ini.

Tidak hanya itu, Sony juga meluncurkan grup bisnis baru yang khusus menangani sensor gambar untuk kendaraan.

"Kami memang baru di pasar kamera Smartphone, namun kami masih mampu menciptakan pasarnya. Hal serupa pun akan kami lakukan terhadap kamera untuk kebutuhan otomotif," kata Sony General Manager, Shoichi Kitayama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inggris Izinkan Mobil Nirawak Mengaspal di Jalan Umum

Inggris Izinkan Mobil Nirawak Mengaspal di Jalan Umum

Otomotif | Kamis, 12 Februari 2015 | 04:01 WIB

Terkini

MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?

MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 18:37 WIB

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 18:30 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 18:28 WIB

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:25 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:21 WIB

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 18:20 WIB

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:10 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:56 WIB

×