Wahana Antariksa NASA Bakal Jatuh di Planet Merkurius

Ruben Setiawan

Jum'at, 17 April 2015 | 07:03 WIB
Wahana Antariksa NASA Bakal Jatuh di Planet Merkurius
Foto Planet Merkurius yang diambil oleh Messenger. (Reuters)

Suara.com - Sebuah wahana milik Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) yang telah mengitari Planet Merkurius selama empat tahun terakhir, dilaporkan akan segera jatuh. Wahana tersebut akan masuk atmosfer Merkurius dan terhempas di permukaannya pada akhir bulan April mendatang, bersamaan dengan habisnya bahan bakar.

Messenger (Mercury Surface, Space Environtment, Geochemistry, and Ranging), demikian nama wahana tersebut. Wahana itu akan pensiun dari tugasnya pada 30 April mendatang.

Awalnya, Messenger diplot untuk bekerja hanya selama satu tahun. Namun, karena bisa beroperasi dengan baik dan mengirim banyak temuan dan data menarik, para ilmuwan memperpanjang masa kerjanya selama mungkin.

Salah satu temuan terpenting Messenger didapat pada tahun 2012 silam, yakin informasi bahwa kutub Merkurius dilapisi oleh es. Temuan ini mendukung teori yang menyebutkan bahwa Merkurius menyimpan cadangan air beku yang berlimpah dan material rapuh lainnya di kawah-kawah daerah kutub.

"Untuk pertama kalinya, para ilmuwan mulai menemukan informasi soal bagaimana planet-planet dalam, termasuk Bumi, mempunyai air dan meterial kimia yang mendukung kehidupan," kata NASA dalam pernyataannya.

Para ilmuwan yakin, bahwa Merkurius, planet yang paling dekat posisinya dengan Matahari itu mendapat air dari tabrakan dengan asteroid dan komet, yang beberapa diantaranya terjadi di masa lampau.

Messenger diluncurkan pada tahun 2004 dan sudah terbang selama enam tahun sebelum akhirnya mengorbit di Merkurius pada 18 Maret 2011. Saat wahana tersebut sudah kehabisan bahan bakar, ia tidak akan lagi mampu menahan gravitasi Matahari. sehingga terjatuh. Wahana tersebut akan menghantam permukaan Merkurius dengan kecepatan 14 ribu kilometer per jam di sisi planet yang menghadap Bumi.

Sayang, gambar tabrakan tersebut tidak bisa dilihat atau tertangkap kamera.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah kita mendapat pengetahuan yang jelas tentang Planet Merkurius, sebuah dunia menarik yang menjadi bagian dari sistem tata surya kita," kata John Grunsfeld dari NASA,

Para illmuwan akan melanjutkan menganalisis data dari Merssenger selama beberapa tahun ke depan., katanya. (Reuters/News)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ini Alasan Saipul Jamil Keluar dari Manajemen Mak Vera

Seniman Vagina Jepang Akhirnya Disidang di Pengadilan

Banyak Perempuan Digoda, Cuma Deudeuh yang Berhasil Dikencani Rio

Bela Perempuan Berjilbab di Kereta, Gadis Cantik Ini Dipuji

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Planet Ini Pernah Punya Lautan Lebih Luas daripada Samudra Arktik

Planet Ini Pernah Punya Lautan Lebih Luas daripada Samudra Arktik

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2015 | 16:17 WIB

NASA Tawarkan Liburan ke Planet Alien

NASA Tawarkan Liburan ke Planet Alien

Tekno | Sabtu, 10 Januari 2015 | 14:38 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×