Masih Sedikit Mahasiswa Indonesia yang Belajar Nuklir

Ardi Mandiri

Minggu, 27 September 2015 | 05:28 WIB
Masih Sedikit Mahasiswa Indonesia yang Belajar Nuklir
Nuklir

Suara.com - Wakil Kepala Universitas Riset Nuklir Rusia MEPhI, Tikhomirov Genagy, mengatakan baru sedikit mahasiswa asal Indonesia yang belajar mengenai nuklir di universitas tersebut.

"Baru ada satu mahasiswa Indonesia yang belajar di universitas ini," ujar Genagy dalam konferensi pers di Moskow, Rusia, Sabtu.

Dia mengatakan mahasiswa asal Indonesia tersebut, baru masuk di universitas tersebut. Hal itu dikarenakan kerja sama nuklir antara Indonesia dan Rusia baru dimulai pada tahun ini.

"Kami berharap akan semakin banyak mahasiswa Indonesia yang akan belajar di universitas ini," tambah dia.

Universitas MEPhI merupakan salah satu universitas riset ternama di dunia. Pengajar di universitas tersebut merupakan fisikawan ternama di dunia.

Universitas tersebut juga didukung oleh 64 pusat riset, organisasi dan universitas di seluruh dunia seperti Badan Tenaga Atom Dunia (IAEA), Rosatom, Stanford, Cambridge, dan lainnya.

Saat ini, jumlah mahasiswa asing yang belajar di universitas tersebut sebanyak 600 orang.

"Kami menargetkan, sebanyak 2000 mahasiswa asing bisa kuliah di universitas ini." Berbagai keunggulan yang dimiliki universitas tersebut yakni mempunyai berbagai fasilitas fisika nuklir, reaktor nuklir, laser, olasma, nanomaterial, sistem nano, nuklir untuk pengobatan dan fisika medis, riset luar angkasa, material, serta teknologi nuklir dan kimia.

Dia mengatakan biaya kuliah di universitas itu sekitar 150.000 rubel per tahun atau Rp35 juta per tahun. Pihak universitas juga memberikan beasiswa.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot S Wisnubroto, mengaku di Tanah Air sendiri program studi Teknik Nuklir kurang diminati.

"Mungkin karena masa depan nuklir belum menemukan titik cerah. Bahkan setelah 1998, Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada masuk ke dalam Teknik Fisika, bukan berdiri sendiri," kata Djarot saat dihubungi di tempat terpisah.

Djarot sendiri menyayangkan sedikitnya mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan nuklir di Moskow, Rusia. Padahal banyak mahasiswa asing belajar di kampus tersebut.

Beasiswa Seorang mahasiswi asal Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas MEPhI, Abeer Abudan, mengaku sangat bangga bisa kuliah di universitas tersebut.

"Ini merupakan tahun pertama saya kuliah di universitas ini dan mengambil program studi keamanan informasi," ujar Abudan.

Abudan yang mengenakan jilbab tersebut menambahkan awalnya dia cemas untuk mengambil studi pascasarjananya di universitas itu, karena dia seorang Muslim.

"Alhamdulillah, apa yang saya takutkan tidak terjadi. Universitas ini menyambut siapa saja dengan tangan terbuka," kata Abudan.

Abudan menempuh pendidikan sarjana di Rusia dan kemudian dia mendapatkan beasiswa untuk pascasarjana di Universitas MEPhI, Moskow, Rusia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPK RI Akan Audit Badan Atom Internasional

BPK RI Akan Audit Badan Atom Internasional

News | Selasa, 22 September 2015 | 14:19 WIB

Sidang Dewan Gubernur IAEA, Indonesia Desak Aplikasi Nuklir Damai

Sidang Dewan Gubernur IAEA, Indonesia Desak Aplikasi Nuklir Damai

News | Jum'at, 11 September 2015 | 09:44 WIB

Raja Arab Saudi Kunjungi Amerika Serikat pada 4 September

Raja Arab Saudi Kunjungi Amerika Serikat pada 4 September

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 05:09 WIB

Kementerian ESDM Rekomendasikan Pembangunan PLTN pada 2024

Kementerian ESDM Rekomendasikan Pembangunan PLTN pada 2024

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2015 | 22:54 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×