Temuan Mengejutkan Soal Jenazah di Kota Kuno Pompeii

Ruben Setiawan

Minggu, 04 Oktober 2015 | 15:39 WIB
Temuan Mengejutkan Soal Jenazah di Kota Kuno Pompeii
Sisa-sisa jenazah di Kota Kuno Pompeii. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil pindai fosil jenazah warga Kota Kuno Pompeii mengungkap dua temuan mengejutkan. Pertama, warga yang terbunuh dalam letusan Gunung Vesuvius itu memiliki susunan gigi yang sempurna, kedua, ternyata sebagian besar tewas akibat tertimpa bangunan dan benda-benda lain, bukan akibat menghirup asap letusan seperti yang diyakini selama ini.

Soal gigi warga yang sempurna, menurut para ilmuwan, dikarenakan warga suka mengkonsumsi makanan rendah gula namun kaya serat.

"Penduduk Pompeii makan banyak buah dan sayuran, namun sedikit gula," kata seorang pakar gigi seperti dikutip Telegraph.

"Mereka punya menu lebih baik dari kita dan memiliki gigi yang benar-benar sehat," sambungnya.

Penduduk Pompeii juga diuntungkan dengan melimpahnya kandungan fluorine dalam udara dan air di sekitar Gunung Vesuvius.

Temuan itu didapat setelah ilmuwan melakukan CT scan pada sisa-sisa jenazah penduduk yang terbalut adonan kapur.

Hasil pemindaian itu juga mengungkap bahwa banyak korban yang mengalami cedera pada bagian kepala, akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Lansiran Atlantic, klaim itu diperkuat dengan sebuah temuan surat kuno dari seorang sepupu kepada salah satu korban. Di surat itu tertulis, penduduk melindungi kepala mereka dengan bantal saat bencana terjadi.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Putus dalam Tabrakan, Kepala Bayi Ini Berhasil Disambung Kembali

Para ilmuwan hingga saat ini masih terus melakukan studi untuk membuat rekonstruksi 3 dimensi dari susuna gigi dan tengkorak korban, termasuk diantaranya adalah seorang bocah, seekor anjing, dan babi hutan.

Kepada The Local, departemen arkeologi Pompeii mengatakan mereka akan merampungkan analisis terhadap 86 sisa-sisa jenazah yang ditemukan di Pompeii, untuk mengetahui usia, jenis kelamin, konsumsi makanan mereka semasa hidup, hingga penyakit apa yang mereka derita dan berasal dari kelas masyarakat mana.

Kota Pompeii merupakan kota Romawi kuno yang kini terletak di Naples, Campania, Italia. Kota itu runtuh dan tertimbun abu letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Sebelum Masehi. (Newser)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Cerita Sukses Seleb Instagram Raup Ribuan Dollar Lewat Selfie

Aksi Perempuan Menari di Atap Mobil Sedan Macetkan Lalu Lintas

Ternyata Jennifer Lawrence Punya Kebiasaan Jorok di Toilet

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Review Film Pink Floyd at Pompeii - MCMLXXII: Kembalinya Suara Legendaris

Review Film Pink Floyd at Pompeii - MCMLXXII: Kembalinya Suara Legendaris

Your Say | Sabtu, 03 Mei 2025 | 12:05 WIB

Terungkap Misteri Jejak Kaki Berusia 4.000 Tahun di Dekat Pompeii

Terungkap Misteri Jejak Kaki Berusia 4.000 Tahun di Dekat Pompeii

Tekno | Selasa, 11 Februari 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×