Kominfo Pastikan Isu Polisi Internet Hoax

Suwarjono

Selasa, 27 Oktober 2015 | 06:57 WIB
Kominfo Pastikan Isu Polisi Internet Hoax
Ilustrasi pengguna internet. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa hari ini beredar pesan mengenai adanya big data cyber security dan cyber crime police di Indonesia melalui beragam percakapan online, yang menyebutkan saat ini tengah ada polisi internet yang menyadap percakapan pribadi masyarakat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa isu polisi internet tidak benar.

"Informasi tersebut tidak benar dan hanya hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kami imbau masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi menyesatkan tersebut," kata Kepala Pusat Humas dan Informasi Kominfo Ismail Cawidu dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Selasa (27/10/2015).

Ismail mengatakan, teknologi big data merupakan sistem data yang umum digunakan oleh perusahaan swasta dan pemerintah. Penggunaa big data yang biasanya berisi data pribadi telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Infomasi Publik, UU No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, dan UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Pada dasarnya pengawasan terhadap aktivitas setiap orang di internet dapat dianggap melanggar hak konstitusi warga negara. Khususnya terkait masalah privasi, kebebasan berekspresi serta berkomunikasi yang merupakan bagian dari demokrasi yang kita junjung tinggi di Indonesia," tegas Ismail.

Dia menjelaskan, kegiatan intersepsi atau penyadapan memang dianggap legal dan tercantum dalam undang-undang. Dengan catatan, penyadapan itu dilakukan untuk kepentikan penegakan hukum dan pelaksanaannya harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku. "Tetap harus menjaga dan menghormati HAM," kata dia.

Berikut ini mengenai polisi internet yang beredar di tengah masyarakat:

Saat ini system Big Data Cyber Security Indonesia sudah terpasang di Pejaten Jakarta dan DJP, menyusul Wantanas yang akan menyedot semua informasi yang melalui Internet di Indonesia.

Artinya segala percakapan kita di Cyber (WA, BBM, SMS dll) akan tersedot masuk secara otomatis ke dalam BIG DATA.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka mulai tgl 19 Okt '15 akan ada tim Polisi lnternet yang akan mengawasi dan melaksanakan operasi. penyelidikan terhadap pengeditan info, gambar-gambar maupun foto pimpinan negara, simbol negara, dan lambang negara.

Maka dari itu, jangan kirim hal-hal yang bersifat sensitive dan gambar-gambar pemimpin negara untuk bahan kartun, guyonan maupun lelucon lainnya.

* Polisi Internet melalui teknik internet system akan menelusuri sumber pengirim ke grup tersebut.

* Diharapkan dapat saling mengingatkan dan menjaga, untuk menghindari kesalahan pengiriman gambr yang bersifat sensitif sebagaimana tersebut di atas.

* Jangan sampai grup WA anda berurusan dgn Polisi Internet (Cyber Crime Police).

# Sekian yang dapat disampaikan, agar berhati-hati dalam pengiriman info-info / gambar-gambar melalui WA, BBM, dllnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkominfo Target Seluruh Kabupaten Terkoneksi Internet Cepat

Menkominfo Target Seluruh Kabupaten Terkoneksi Internet Cepat

News | Selasa, 29 September 2015 | 16:57 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×