Studi: Anak dari Keluarga Agamis Lebih Kikir

Liberty Jemadu

Jum'at, 06 November 2015 | 06:59 WIB
Studi: Anak dari Keluarga Agamis Lebih Kikir
Ilustrasi orang yang sedang berdoa (Shutterstock).

Suara.com - Orang-orang tua yang religius cenderung mengklaim bahwa anak-anak mereka memilik sifat empatik dan sangat peduli pada keadilan. Tetapi sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology edisi 5 November menunjukkan fakta sebaliknya.

Dalam studi yang digelar di enam negara dari lima benua itu ditemukan bahwa anak-anak dalam keluarga yang kurang religius lebih murah hati ketimbang anak-anak yang tumbuh dalam keluarga religius.

Para peneliti mengatakan temuannya itu sesuai dengan pandangan bahwa sekularisasi wacana-wacana moralitas justru membuat manusia lebih bermoral dan bukan sebaliknya.

"Beberapa riset sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang lebih religius tidak bersikap lebih baik ketimbang orang-orang yang tak religius," kata Jean Decety, salah satu peneliti yang berasal dari Univeristy of Chicago, Amerika Serikat.

"Studi kami berusaha untuk lebih detil dengan menunjukkan bahwa orang-orang agamis kurang murah hati. Tidak saja para orang dewasa, tetapi anak-anak," lanjut dia.

Dalam riset itu Decety dan rekan-rekannya menggelar studi yang melibatkan 1.100 anak-anak berusia lima sampai 12 tahun di AS, Kanada, Yordania, Turki, Afrika Selatan, dan Cina.

Anak-anak itu diminta terlibat dalam sebuah permainan yang di dalamnya mereka diminta untuk membuat keputusan tentang berapa banyak stiker yang ingin mereka bagikan kepada kepada rekannya dari sekolah dan kelompok etnis yang sama.

Sebagian besar anak-anak itu berasal dari keluarga Kristen, Islam, dan non-religius. Studi itu juga melibatkan sejumlah kecil anak dari keluarga Yahudi, Budha, Hindu, dan agnostik.

Hasilnya ditemukan bahwa semakin tua usia seorang anak, maka ia akan semakin murah hati. Tetapi latar belakang agama juga sangat memengaruhi tendensi altruistik mereka; semakin agamis seorang anak, maka ia akan semakin pelit dan anak-anak yang berasal dari keluarga atheis dan non-religius adalah yang paling murah hati.

Data penelitian itu juga menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga agamis cenderung ingin menjatuhkan hukuman lebih berat kepada orang yang merugikan orang lain. Data ini sesuai dengan hasil riset sebelumnya pada orang dewasa yang menunjukkan bahwa agama berhubungan langsung dengan perilaku intoleransi dan kecenderungan untuk menghakimi orang lain.

Decety mengatakan ia kini sedang berusaha untuk menggelar penelitian lanjutan, yang akan melibatkan anak-anak berusia empat sampai delapan tahun di 14 negara. (Phys.org)

BACA JUGA:

Ngaduk Sampah, Pemulung Ini Temukan Emas dan Hp

Studi: Lelaki Harus Tidur Bugil Kalau Mau Spermanya Berkualitas

Cerita Yelena, Model Cantik yang Jadi Korban Pesawat Metrojet

Belum Lulus, Anak SMA Ciptakan Rumus Kunci Misteri Alam Semesta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Menag Sebut Bayar Pajak Setara Ibadah Sosial, Kutip QS Al-Maidah Ayat 2

Menag Sebut Bayar Pajak Setara Ibadah Sosial, Kutip QS Al-Maidah Ayat 2

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak

Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, DPR Ultimatum Kemenag: Cabut Izin yang Lalai Lindungi Santri!

Kekerasan Seksual di Pesantren, DPR Ultimatum Kemenag: Cabut Izin yang Lalai Lindungi Santri!

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

×