Studi: "password" dan "123456", Password Paling Populer di 2015

Liberty Jemadu

Rabu, 20 Januari 2016 | 19:55 WIB
Studi: "password" dan "123456", Password Paling Populer di 2015
Ilustrasi keamanan komputer (Shutterstock).

Suara.com - Bahkan setelah puluhan juta orang di dunia mengalami masalah pembobolan akun online, masih banyak para pengguna internet di dunia yang menggunakan kata kunci atau password yang mudah ditebak.

Sebuah laporan yang dirilis oleh perusahaan keamanan online, SplahsData pada Selasa (19/1/2016), menunjukkan bahwa ada dua password yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia: "123456" dan "password".

Kedua kata kunci ini adalah yang paling banyak digunakan selama 2015 - data ini tak berubah dari riset serupa pada 2011.

Temuan ini merupakan bagian dari laporan tahunan SplashData, yang sudah memasuki tahun kelima, dan disusun berdasarkan analisis terhadap lebih dari dua juta password yang bocor ke publik pada 2015.

SplashData mengatakan bahwa meski banyak website yang sudah mensyaratkan password baru yang lebih panjang, banyak pengguna internet yang memilih cara instan "dengan menggunakan password panjang tetapi masih sederhana dan rentan dari sisi keamanan."

Di antara password yang banyak digunakan antara lain "12345678", "qwerty", 12345", dan "123456789".

Kata kunci lain yang banyak digunakan adalah "1qaz2wsx" (dua kolom pertama pada keyboard) dan "qwertyuiop" (10 karakter paling atas pada keyboard).

"Memang sudah banyak orang menggunakan password lebih panjang, tetapi polanya sangat sederhana, sehingga mudah ditebak dan dicuri oleh peretas," kata Morgan Slain, CEO SplashData.

Akibatnya semakin maraknya peretasan, kian banyak perusahaan yang meninggalkan password dan memaksa para karyawannya untuk menggunakan metode verifikasi lain seperti biometrik.

Pemindai sidik jari, wajah, dan mata menjadi pilihan yang semakin populer tak saja di perusahaan-perusahaan tetapi juga perangkat-perangkat mobile modern. Beberapa perusahaan menggunakan metode otentikasi "two factors", dengan mengirim password baru melalui pesan pendek atau SMS ke pengguna setiap kali akan masuk ke website. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hackers Rusia Curi 1,2 Miliar Password di Seluruh Dunia

Hackers Rusia Curi 1,2 Miliar Password di Seluruh Dunia

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2014 | 08:42 WIB

Terkini

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

×