Gara-gara WhatsApp, Petinggi Facebook Brasil Ditangkap Polisi

Ruben Setiawan

Rabu, 02 Maret 2016 | 18:39 WIB
Gara-gara WhatsApp, Petinggi Facebook Brasil Ditangkap Polisi
Lambang aplikasi WhatsApp dan Facebook di telepon seluler pintar (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian Sao Paulo, Brasil, menangkap wakil direktur regional Facebook, lantaran tidak mau memberikan informasi yang diperlukan dalam sebuah penyelidikan kasus kriminal.

Sang wakil direktur Facebook regional Brasil, Diego Dzodan, seperti dikutip Guardian, ditangkap di Bandara Garulhos, Sao Paulo, Selasa (1/3/2016) waktu setempat. Saat ini, yang bersangkutan tengah diinterogasi terkait penolakan WhatsApp, anak perusahaan Facebook terhadap sebuah perintah yang dikeluarkan pengadilan setempat.

Lebih dari sebulan silam, pengadilan tersebut memerintahkan WhatsApp untuk membuka pesan-pesan yang beredar dalam jaringan terduga pengedar narkoba. Namun, WhatsApp menolak.

Setelah menolak tiga permintaan serupa dari kepolisian federal, jaksa pengadilan Sao Paulo menjatuhkan sanksi denda harian sebesar 50.000 Reais atau setara Rp169 juta kepada WhatsApp, serta sanksi pinalti harian sebesar 1 juta Reais atau sekitar Rp3,3 miliar, diikuti dengan perintah penangkapan terhadap wakil direktur Facebook regional Brasil.

"Karena berulang kali tidak mematuhi, jaksa Marcel Maia memerintahkan penangkapan seorang perwakilan perusahaan tersebut di Brasil, Tuan Diego Dzodan, atas tuduhan menghambat penyelidikan polisi," kata seorang juru bicara pengadilan kepada Guardian.

Facebook menyebut tindakan polisi tersebut sebagai tindakan yang ekstrik dan tidak tepat. Pihak Facebook mengatakan, WhatsApp, yang diakusisi Facebook pada tahun 2014, dan tidak punya staf di Brasil, beroperasi secara independen. Oleh karena itu, Dzodan seharusnya tidak bisa dijadikan kambing hitam.

Lagipula, kata Facebook, WhatsApp adalah aplikasi pesan yang tidak menyimpan konten, lantaran terenkripsi oleh kedua belah pihak (pengirim dan penerima pesan). Pihak pengadilan, kata Facebook, meminta informasi yang sebenarnya tidak dipunya oleh WhatsApp.

Berbeda halnya dengan Facebook. Jejaring sosial tersebut mampu mengarsipkan pesan dan dapat memberikan informasi per kasus apabila memang diminta oleh penegak hukum Brasil dan disetujui oleh pengacara perusahaan.

"Facebook selalu dan akan siap menjawab segala pertanyaan yang disampaikan otoritas Brasil," kata juru bicara Facebook.

Sementara itu, seorang juru bicara WhatsApp mengatakan, pihak perusahaan sudah bekerjasama dengan para penyidik semampunya.

"Kami kecewa karena penegak hukum mengambil langkah ekstrim ini. WhasApp tidak bisa memberikan informasi yang tidak kami miliki," kata si juru bicara.

Ini bukan kasus pertama yang melibatkan WhatsApp, aplikasi pesan yang terpopuler di Brasil yang kini digunakan separuh populasi warga.

Pada sebuah kasus yang berbeda pada bulan Desember silam, sebuah pengadilan di Brasil melayangkan perintah kepada WhatsApp untuk menutup layanannya selama 48 jam. Alasannya, WhatsApp dianggap dua kali mangkir dari perintah pengadilan. Kasus ini selesai setelah ada keluhan dari para pengguna.

Perbedaan regulasi perlindungan informasi

Adriano Mendes, seorang pengacara spesialis hukum digital, namun tidak terlibat dalam kasus ini, mengatakan bahwa sengketa semacam ini disebabkan oleh adanya perbedaan regulasi proteksi data dan pengetahuan.

"Terkadang jaksa di sini berpikir bahwa Facebook dan Google bertanggungjawab untuk menyimpan seluruh informasi yang mereka punya. Namun, perusahaan-perusahaan tersebut tidak menyimpan informasi yang dimaksud setelah jangka waktu sebulan atau setahun," kata Mendes.

Kurangnya pemahaman mengenai teknologi, imbuh Mendes, menimbulkan banyak masalah di Brasil. Sistem peradilan yang ada dinilainya tidak siap untuk menghadapi masalah seperti ini. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Tradisi Ramalan Masuk Era Digital, Hasilnya Kini Bisa Dikirim Lewat WhatsApp

Tradisi Ramalan Masuk Era Digital, Hasilnya Kini Bisa Dikirim Lewat WhatsApp

News | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

News | Selasa, 01 September 2026 | 20:55 WIB

1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat

1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

WhatsApp Tiba-tiba Eror dan Muncul Tulisan 'Account in Review', Begini Cara Memulihkannya!

WhatsApp Tiba-tiba Eror dan Muncul Tulisan 'Account in Review', Begini Cara Memulihkannya!

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 16:16 WIB

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:15 WIB

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Diskon Rp100.000 di Sushi Tei Berlaku Nasional, Khusus Nasabah BRI

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 16:13 WIB

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 16:12 WIB

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:10 WIB

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:09 WIB

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:08 WIB

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:05 WIB

×