Array

Hakteknas 2016 Diharapkan Dorong Inovasi Digital Ekonomi

Liberty Jemadu Suara.Com
Sabtu, 16 Juli 2016 | 05:05 WIB
Hakteknas 2016 Diharapkan Dorong Inovasi Digital Ekonomi
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir [suara.com/Oke Atmaja].

Suara.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendesain peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2016 untuk mendorong berkembangnya inovasi yang dapat menyokong pertumbuhan digital ekonomi.

Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe di Jakarta, Jumat (15/7/2016), mengatakan dasar pijakan pengembangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019 jelas menyebutkan bahwa pembangunan mantap dilakukan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian yang berbasis Sumber Daya Alam yang tersedia, Sumber Daya Manusia yang berkualitas, serta kemampuan iptek.

Saat ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak dapat dipungkiri telah merasuk dalam kehidupan masyarakat dunia, termasuk dalam sektor ekonomi. Digital ekonomi menjadi hal yang didorong oleh Pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi, maka yang diupayakan Kemenristekdikti adalah mengarahkan pengembangan inovasi untuk mendukung digital ekonomi.

Maka pada peringatan Hakteknas ke-21 yang akan digelar pada 10 Agustus 2016 di Surakarta, Jawa Tengah, pemanfaatan inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi akan digunakan untuk mengembangkan tujuh bidang fokus pengembangan iptek yakni pertanian dan pangan, energi baru terbarukan, material maju, transportasi, kesehatan dan obat, hankam, dan maritim.

Meski demikian, menurut dia, hal yang perlu diingat adalah untuk dapat mengembangkan iptek dan inovasi untuk digital ekonomi adalah memastikan semua unsur "Academician, Business, Government, and Community" (ABGC) benar-benar berjalan.

"Mereka dalam sebuah konsorsium harus bicara tentang unsur ABGC dan memiliki target yang sama," ujar dia.

Sementara itu, Staf ahli Bidang Teknologi Hankam Ditjen Penguatan Iptek dan Inovasi Kemenristekdikti Goenawan Wibisana mengatakan database menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan digital ekonomi. Pengembangan teknologi dan inovasi tentu akan terbantu dengan pemanfaatan kemajuan TIK.

Jasa transportasi telah memulainya terlebih dulu dengan aplikasi yang berkembang menjadi digital ekonomi. E-puskesmas, menurut dia, juga menjadi contoh bagaimana teknologi dan inovasi dapat bersatu dengan baik dengan TIK, dan menjadi peluang usaha digital ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI