Thailand Rancang Kawasan Terlarang untuk Mencari Pokemon

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Agustus 2016 | 05:32 WIB
Thailand Rancang Kawasan Terlarang untuk Mencari Pokemon
Ilustrasi anak memainkan Pokemon Go. (Reuters)

Suara.com - Pemerintah Thailand berencana memecatakan kawasan terlarang untuk warganya bermain Pokemon Go. Tempat-tempat itu di antaraya istana kerajaan, vihara, dan rumah sakit.

Kebijakan tersebut diambil setelah Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) bertemu dengan sejumlah operator telekomunikasi untuk merundingan langkah pengamanan dan perlindungan bagi tempat penting. Sekretaris Jenderal NBTC, Takorn Tantasith menjelaskan operator telekomunikasi yang hadir dalam pertemuan itu adalah Advanced Info Service Pcl, Total Access Communication Pcl, True Corp serta dua badan usaha negara TOT Pcl dan CAT Telecom.

Pemegang izin muatan Pokemon di Thailand, True, berjanji meminta pencipta permainan Pokemon Go, Niantic Inc, menghapus sejumlah tempat, seperti, gedung pemerintahan dan milik pribadi.

"Kami sepakat bahwa kami harus menarik diri dari sejumlah wilayah yang berbahaya seperti jalanan, trotoar, bantaran sungai, dan tempat penting lain," kata dia seperti dilansir Reuters.

Pokemon Go merupakan permainan yang menggabungkan karakter-karakter klasik dengan permainan berbasis lokasi. Dengan menggunakan telepon pintar, pemain harus berjalan kaki mencari karakter Pokemon dalam peta yang sering kali muncul di kantor, restoran, museum, dan tempat lainnya.

Namun demikian, permainan itu sering kali dianggap sebagai penyebab sejumlah kecelakaan dan hal-hal lain dari pengguna yang terlalu berkonsentrasi pada layar telepon pintar saat berjalan kaki.

NBTC juga akan merundingkan pembatasan waktu bermain di Thailand, kata Takorn, sambil menambahkan bahwa semua operator akan diwajibkan untuk menyebar buku panduan cara bermain yang aman.

Thailand adalah salah satu pasar permainan dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara di tengah tingginya pengguna telepon pintar dan munculnya layanan internet cepat 4G. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Pokemon Go Minta 'Tumbal'

Lagi, Pokemon Go Minta 'Tumbal'

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 15:46 WIB

Gara-gara Pokemon Go, Penjualan Baterai Melonjak Drastis

Gara-gara Pokemon Go, Penjualan Baterai Melonjak Drastis

Tekno | Senin, 08 Agustus 2016 | 07:57 WIB

Pria Ini Berhasil Tangkap Pokemon Langka dengan Keliling Benua

Pria Ini Berhasil Tangkap Pokemon Langka dengan Keliling Benua

Tekno | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 15:33 WIB

Butuh Pelatih Pokemon Go? Perempuan Ini Bisa Bantu Anda

Butuh Pelatih Pokemon Go? Perempuan Ini Bisa Bantu Anda

Tekno | Kamis, 04 Agustus 2016 | 20:22 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×