Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mendapat kehormatan dari ilmuwan biologi jelang berakhirnya masa jabatan sebagai orang nomor satu di AS pada November mendatang.
Obama, presiden kulit hitam pertama di AS, diabadikan pada seekor cacing parasit oleh Thomas Platt, seorang ahli biologi veteran di Saint Mary's College, Indiana, AS.
Cacing sepanjang 2 inci dan setipis helai rambut itu ditemukan Platt di dalam darah penyu itu dinamai Baracktrema obamai. Platt mengatakan penamaan itu adalah bentuk penghargaan, bukan penghinaan.
Temuan cacing Obamai itu sendiri merupakan penemuan terakhir Platt sebelum pensiun. Selama kariernya ia telah menemukan lebih 30 spesies baru, yang dinamainya dengan nama mertuanya, dosen pembimbing, dan tokoh-tokoh lain yang dihormatinya.
"Ini adalah salah satu cara kecil yang bisa saya lakukan untuk menghormati presiden kita," kata Platt pada Kamis (8/9/2016).
Platt, yang masih berhubungan saudara dengan Obama, mengatakan bahkan ada orang yang mau membayar ribuan dolar agar nama mereka diabadikan pada spesies binatang atau tumbuhan baru.
Tetapi mengapa Platt menggunakan nama Obama untuk sebuah parasit?
Platt bilang cacing parasit itu mengingatkannya pada sang presiden, "Ia panjang, tipis, dan sangat keren." Ia juga mengatakan bahwa cacing Baracktrema obamai adalah "organisme yang luar biasa tangguh."
"Saya menggenggam cacing itu dengan kagum dan rasa hormat yang luar biasa," kata dia.
Menurut Platt meski bersifat parasit, Baracktrema obamai tidak merugikan kehidupan penyu. Penemuan parasit itu dan penamaannya dituangkan Platt dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Journal of Parasitology.
Tetapi Platt bukan orang pertama yang menggunakan nama Obama dalam spesies baru. Sebelumnya Obama telah diabadikan pada seekor laba-laba, ikan, dan bahkan spesies kadal yang telah punah.
Sementara menurut pakar biologi Michael Sukhedo, editor jurnal ilmiah tersebut, sekitar tujuh dari 10 binatang di Bumi adalah parasit. Tetapi, imbuh Sukhedo, beberapa peneliti pernah menggunakan penamaan parasit sebagai alat untuk membalas dendam.
Ia memberi contoh seorang ahli biologi yang menamai satu genus parasit untuk menghina bekas suaminya sendiri. Kelompok bakteri itu dinamainya microphallus, yang jika diterjemahkan bebas bisa berarti penis kecil.