Twitter di Malam Pilpres AS 'Banjir' Kicauan

Dythia Novianty

Kamis, 10 November 2016 | 19:27 WIB
Twitter di Malam Pilpres AS 'Banjir' Kicauan
Donald Trump dan Hillary Clinton. (AFP)

Suara.com - Twitter sekali lagi membuktikan eksistensinya sebagai media sosial ter-update dalam menyampaikan dan menampikan komentar dan interaksi selama acara langsung malam pemilihan. Secara keseluruhan, Twitter mengungkapkan bahwa sekitar 75 juta tweet yang berkaitan dengan malam pemilihan dikirim hanya di bawah 24 jam pada Selasa (8/11/2016) waktu setempat.

Gelombang cuitan terbesar datang pada sekitar tengah malam, dan kemudian di 3:00 ET (waktu setempat) ketika Donald Trump dinyatakan menang. Kali ini Twitter berhasil menerobos rekor Pemilu pada 2012 lalu pada pukul 9:00 ET (waktu setempat) dengan lebih dari 35 juta tweet.

Gelombang kicauan soal Pilpres AS di Twitter. [Twitter]

Tweet pertama Trump sebagai presiden terpilih, telah di-Retweet sebanyak 200.000 kali dan lebih dari setengah juta orang yang me-Like.


Kicauan pertama Donald Trump usai memenangkan di Pilpres AS. [Twitter] 
Malam itu media sosial dibanjiri obrolan, mulai dari para selebritis, pengguna umum, semua mengemukakan pendapatnya secara bersamaan dan memosting pemikiran serta reaksi mereka atas hasil yang diumumkan.

Di sisi lain, Hillary Clinton menahan diri menggunakan Twitter sampai beberapa jam yang lalu. Kandidat dari Demokrat ini memecahkan keheningannya dengan 'kicauan' ucapan terima kasih kepada para pendukungnya dan tim kampanye.

Tweet-nya merupakan pesan ditujukan terhadap perempuan muda di Amerika Serikat. Postingan itu di-Retweet sebanyak 400.000 kali dan 580.000 orang me-Like.

Kicauan Hillary Clinton usai pengumuman hasil Pilpres AS. [Twitter]

Malam pemilihan Twitter, meliputi hashtag, siaran langsung streaming dari BuzzFeed, dan update curated melalui Moments. Secara keseluruhan, lalu lintas komunikasi melalui media sosial mengalami peningkatan dua kali lipat pada Selasa (8/11/2016) waktu setempat. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan peningkatan yang terjadi pada Facebook sebesar 30 persen.

Dalam hal percakapan umum, Facebook menghasilkan 716,3 juta posting, Like, komentar, dan berbagi tentang Pemilu. Jaringan sosial membual daftar yang lebih besar dari penyedia media melalui video portalnya Live. Akibatnya, konten video terkait Pemilu menghasilkan 643 juta views.

Studi yang sama, mengklaim media sosial dapat mendorong keterlibatan positif, sekitar delapan dari 10 pengguna, misalnya. Media sosial dapat membantu seseorang terlibat dengan isu-isu politik. [Digital Trends]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump jadi Presiden AS, Pabrikan Eropa Ketar-ketir

Trump jadi Presiden AS, Pabrikan Eropa Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 10 November 2016 | 13:25 WIB

"Not My President" Jadi Ucapan Populer Usai Terpilihnya Trump

"Not My President" Jadi Ucapan Populer Usai Terpilihnya Trump

News | Kamis, 10 November 2016 | 12:56 WIB

Twitter Ditinggal Adam Baim, Salah Satu Figur Penting

Twitter Ditinggal Adam Baim, Salah Satu Figur Penting

Tekno | Kamis, 10 November 2016 | 11:10 WIB

Trump Menangi Pilpres, Ini Pesan Presiden Obama

Trump Menangi Pilpres, Ini Pesan Presiden Obama

News | Kamis, 10 November 2016 | 07:07 WIB

Mengapa Hillary Clinton Bisa Kalah?

Mengapa Hillary Clinton Bisa Kalah?

News | Rabu, 09 November 2016 | 20:52 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×