Array

Pioneer Astronom Tutup Usia

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 27 Desember 2016 | 09:03 WIB
Pioneer Astronom Tutup Usia
Astronom Vera Rubin. [BBC]

Suara.com - Astronom Vera Rubin, yang merintis bekerja pada tingkat rotasi galaksi menyebabkan teori materi gelap, telah meninggal dunia pada usia 88. Berita duka tersebut disampaikan anaknya.

Allan Rubin mengatakan, ibunya meninggal pada Minggu (25/12/2016) sebab alamiah, AP melaporkan. Dia tinggal di Princeton, New Jersey.

Studinya membawa dirinya meraih berbagai penghargaan, termasuk menjadi astronom wanita kedua yang terpilih menjadi anggota National Academy of Sciences AS. Tapi banyak mempertanyakan mengapa dia tidak pernah dianugerahi Hadiah Nobel.

Pada tahun 1974, Rubin menemukan bahwa bintang-bintang di tepi galaksi bergerak lebih cepat dari yang diharapkan. Perhitungan gravitasi hanya menggunakan materi yang terlihat di galaksi menunjukkan bahwa bintang-bintang luar seharusnya bergerak lebih lambat.

Untuk mendamaikan pengamatannya dengan hukum gravitasi, ilmuwan mengusulkan ada masalah yang kita tidak bisa lihat dan menyebutnya materi gelap. Materi gelap adalah jenis materi teridentifikasi yang terdiri dari sekitar 27% dari massa dan energi di alam semesta.

Ketertarikan Vera Rubin dalam astronomi dimulai sejak masih menjadi gadis muda dan tumbuh dengan keterlibatan ayahnya, yang membantunya membangun teleskop dan membawanya ke pertemuan astronom amatir, menurut sebuah profil dari American Museum of Natural History.

Dia adalah satu-satunya astronomi perempuan besar lulus dari perguruan tinggi bergengsi, Vassar, pada tahun 1948. Ketika ia berusaha untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa pascasarjana di Princeton, dia diberitahu bahwa perempuan tidak diperbolehkan dalam program pascasarjana astronomi universitas, kebijakan yang tidak ditinggalkan sampai tahun 1975.

Jadi ia memutuskan ke Cornell University, di mana ia belajar fisika. Dia kemudian melanjutkan ke Georgetown University, di mana ia meraih gelar doktor pada tahun 1954.

Kemudian dia pindah untuk bekerja di Carnegie Institute of Washington. Pada tahun 1993 ia dianugerahi National Medal US of Science. [BBC]v

Baca Juga: Usai Laporkan Rizieq, PP-PMKRI akan Dikawal Puluhan Pengacara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI