Kulit Bisa Jadi Sperma dan Sel Telur, Buka Peluang Pabrik Embrio

Liberty Jemadu

Kamis, 12 Januari 2017 | 19:26 WIB
Kulit Bisa Jadi Sperma dan Sel Telur, Buka Peluang Pabrik Embrio

Suara.com - Sebuah prosedur laboratorium baru, yang memungkinkan para ilmuwan untuk menciptakan sel-sel sperma dan sel telur dari sel kulit, telah membuka peluang dibukanya "pabrik embrio" dalam skala besar serta memantik kekhawatiran adanya dorongan untuk memproduksi "anak-anak ideal".

Prosedur yang disebut "in vitro gametogenesis" (IVG) ini, menurut The Guardian, sejauh ini baru diujicobakan pada tikus di laboratorium.

Dalam prosedur ini, sel-sel tikus dewasa diprogram ulang menjadi sel lebih muda dan kemudian dikembangkan kembali menjadi sel-sel seksual. Pada Oktober 2016 lalu, sejumlah ilmuwan di Jepang mengumumkan kelahiran beberapa ekor anak tikus yang berasal dari sel-sel kulit induknya.

Sementara laporan LiveScience pada Mei 2014 silam menyebutkan bahwa para ilmuwan di Universitas Stanford, Amerika Serikat telah berhasil mengubah jaringan kulit lelaki dewasa menjadi sel-sel sperma melalui proses rekayasa genetika.

Baca: Ilmuwan Ciptakan Sperma dari Kulit Lelaki

Teknologi ini dinilai masih di tahap sangat awal dan masih ilegal di dunia. Tetapi dalam jurnal Science Transnational Medicine terbaru, Eli Adashi, seorang ilmuwan dari Brown University, Rhode Island, memperingatkan bahwa prosedur ini "tak terlalu lama lagi" bisa diwujudkan.

Manfaat

Dalam artikel yang ditulis bersama Glenn Cohen, seorang pakar hukum dari Harvard University, dan George Daley, pakar kesehatan yang juga dari Harvard, Adashi menjabarkan bahwa IVG adalah harapan baru bagi mereka yang mandul, termasuk yang tak bisa punya anak karena perawatan kanker.

Proses kemoterapi bisa menghancurkan sel-sel reproduksi, sehingga beberapa pasien memilih untuk menyimpan sel-sel sperma dan jaringan ovarium agar bisa digunakan kembali saat mereka sudah pulih.

Tetapi dengan IVG, mereka bisa menggunakan sel-sel kulitnya untuk diubah menjadi sel telur atau sperma yang kemudian proses pembuahannya dilakukan dengan prosedur bayi tabung (IVF).

Prosedur IVG juga bisa mentransformasi IFV itu sendiri, karena tak perlu lagi ada donor sel telur dan perempuan tak lagi harus menjalani stimulasi hormonal agar bisa memproduksi sel telur.

Perdebatan etis dan hukum

Tetapi selain manfaat-manfaat ini, IVG juga membuka peluang pelanggaran etika serta hukum. Jika prosedur ini sudah sempurna, lebih ringkas, dan murah, tak mustahil klinik-klinik akan memproduksi sel telur, sperma, bahkan embrio dalam jumlah tak terbatas.

"IVG akan membangkitkan momok pabrik embrio dalam skala yang tak terbayangkan sebelumnya, yang memantik kekhawatiran akan menurunnya penghormatan terhadap kehidupan manusia," tulis para ilmuwan.

Yang juga mengkhawatirkan dari prosedur ini adalah orang tua nantinya bisa memilih embrio terbaik atau ideal dari ratusan embrio yang diproduksi untuk menjadi anak mereka. Praktik ini, tulis para ilmuwan, akan memicu perdebatan soal etika hingga hukum.

"Bagi mereka yang menentang pembunuhan embrio ini akan menjadi masalah, karena katakanlah telah diproduksi 100 embrio, sementara yang dipakai hanya lima," lalu akan di kemanakan embrio yang tak terpakai?

Selain masalah etika, ada juga masalah hukum yang mungkin sebelumnya hanya ditemukan di film-film fiksi ilmiah. Salah satu contoh paling ekstrem disampaikan Cohen. Ia mengatakan bisa saja, ada pihak yang tanpa izin mengambil sel-sel kulit aktor Brad Pitt yang tertinggal di kamar mandi hotelnya dan mengubahnya menjadi sel sperma.

"Bisakah aksi ini dipidana? Bisakah pemilik sel kulit secara hukum diakui sebagai ayah anak yang dihasilkan kelak?" beber Cohen.

Dalam situasi lain, jelas ketiga ilmuwan itu, IVG bisa digunakan untuk membuat sel sperma atau sel telur dari tiga orang, bukan dua orang. Dengan demikian akan ada anak yang memiliki tiga orang tua genetis.

"Ini bisa memantik pertanyaan serius tentang hak dan kewajiban dari ketiga orang tua," tulis mereka.

Ketiga peneliti sendiri mengatakan bahwa telaahan mereka ini dimaksudkan untuk memantik perdebatan di publik akan perkembangan teknologi kesehatan ini.

"Ketika teknologi baru muncul, hukum sering dituding telat hadir. Menurut saya, lebih baik untuk mendiskusikan hal ini di awal, meski pada akhirnya teknologi ini tak terealisasi, ketimbang gaduh ketika sudah terjadi," tulis Cohen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Health | Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB

Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF

Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF

Health | Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:52 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil

Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 14:30 WIB

Viral Istri Pamer Cepat Hamil dan Ejek Mantan Istri Suami Mandul, Ada Kisah Kualat Mengerikan

Viral Istri Pamer Cepat Hamil dan Ejek Mantan Istri Suami Mandul, Ada Kisah Kualat Mengerikan

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:11 WIB

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

×