7 Kembaran Bumi: Sekilas Pencarian Alien di Luar Tata Surya Kita

Liberty Jemadu

Kamis, 23 Februari 2017 | 19:07 WIB
7 Kembaran Bumi: Sekilas Pencarian Alien di Luar Tata Surya Kita
Ilustrasi permukaan salah satu planet mirip Bumi di tata surya yang diinduki bintang Trappist-1 (AFP/M. Kornmesser/European Southern Observatory).

Suara.com - Pengumuman penemuan tujuh planet berukuran mirip Bumi di sebuah tata surya tetangga membuat para astronom girang. Temuan ini dinilai sebagai tanda bahwa peluang penemuan kehidupan lain di alam semesta semakin besar.

Bayangkan saja, tiga dari tujuh planet yang mengitari bintang TRAPPIST-1 itu, diyakini memiliki permukaan batuan yang dialiri air. Itu karena ketiganya memiliki lintasan orbit dalam zona habitasi bintang induk mereka.

Lebih unik lagi, jarak tata surya itu dari Bumi hanya sekitar 44 tahun cahaya - sebuah ukuran yang relatif dekat dalam standar astronomi.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa menemukan Bumi kedua bukan lagi sebuah pengandaian, tetapi hanya soal kapan ia ditemukan," kata Thomas Zurbuchen, kepala peneliti dari badan antariksa Amerika Serikat (NASA).

Tujuh planet baru termasuk dalam lebih dari 3.000 exoplanet - planet di luar tata surya kita - yang ditemukan oleh para ilmuwan dalam pencarian kehidupan alien atau tempat-tempat yang bisa pada satu saat didiami oleh manusia.

Tetapi bagaimana para ilmuwan bisa menemukan tujuh planet itu? Apa saja kondisi yang mendukung kehidupan di sana?

Berikut sekilas tentang perburuan kehidupan di luar tata surya kita oleh para ilmuwan:

Apa sih exoplanet?

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, exoplanet sederhananya adalah planet-planet di luar tata surya kita.

Exoplanet pertama ditemukan pada 1995. Tetapi lonjakan temuan exoplanet baru terjadi beberapa tahun belakangan seiring semakin giatnya para ilmuwan mencari kehidupan lain di alam semesta.

Menurut data NASA, saat ini ada sekitar 3.499 exoplanet yang sudah tercatat. Meski demikian diduga, ada lebih dari satu triliun exoplanet di galaksi kita saja.

Dari jumlah yang dicatat NASA itu, ada 1.264 planet es, 1.043 lainnya terbuat dari gas, dan 781 dijuluki "super Earts" karena sama seperti Bumi memiliki permukaan berbatu, tetapi memiliki ukuran jauh lebih besar.

Sebelum pengumuman pada Rabu, para astronom sudah mencatat 348 "kembaran Bumi". Dari jumlah ini, hanya sedikit yang terletak dalam zona habitasi dan diduga memiliki air di permukaannya.

Terus, gimana cara mendeteksi exoplanet?

Menurut NASA ada beberapa cara menemukan exoplanet.

Pertama disebut radial velocity. Dalam metode ini para astronom mengamati perubah spektrum cahaya yang dipancarkan oleh sebuah bintang. Perubahan spektrum cahaya itu biasa disebabkan oleh gaya gravitasi satu atau lebih planet di sekitarnya.

Jika perubahan spektrum cahaya itu terjadi secara teratur dan dalam siklus tertentu, serta berkaitan dengan getaran kecil pada bintang itu, maka kemungkinan besar ada sebuah planet di dekatnya.

Ada sebanyak 17,6 persen exoplanet ditemukan dengan cara ini.

Transit photometry, ini cara kedua. Ketika sebuah planet lewat di antara bintang induknya dan Bumi - tempat para astronom mengintip menggunakan teleskop atau satelit - maka cahaya bintang akan sedikit meredup.

Metode ini banyak digunakan oleh teleskop satelit Kepler milik NASA untuk menemukan ribuan kandidat planet sejak 2009 hingga 2013. TRAPPIST-1 dan tujuh planetnya ditemukan menggunakan cara ini.

Sebanyak 79 persen exoplanet ditemukan dengan cara ini.

Direct imaging. Cara ketiga ini, sesuai namanya, seperti memotret. Biasanya para astronom akan mencoba memotret sebuah planet dengan latar belakang bintang induknya. Meski demikian cara ini ibarat berusaha memotret sebutir debu di depan sebuah bola lampu yang cemerlang.

Tetapi dengan teknik yang disebut direct imaging, para astronom bisa menghapus pancaran cahaya berlebihan dari bintang dan menemukan sebuah titik yang tidak lain adalah exoplanet.

Hanya 1,2 persen exoplanet ditemukan dengan cara ini.

Gravitational micro-lensing. Dalam metode ini, para astronom mengukur cahaya bintang yang dibengkokkan dan difokuskan oleh gaya gravitasi exoplanet yang sedang melintas di antara bintang itu dan Bumi.

Hanya sedikit exoplanet yang ditemukan menggunakan cara ini.

Bagaimana sebuah exoplanet bisa punya peluang ditinggali alien?

Menurut AFP, jawaban atas pertanyaan ini tergantung pada tafsir kata "hidup".

Jika yang dimaksud adalah kehidupan seperti kita di Bumi, maka air adalah syarat utama. Agar air bisa mengalir di permukaan sebuah planet, maka planet itu harus berada dalam zona habitasi.

Zona habitasi sendiri adalah area di sekitar bintang induk yang membuat planet di dalam zona itu cukup dingin sehingga bisa mencegah air menguap, tetapi juga cukup hangat sehingga air tak berubah menjadi es.

Bumi adalah contoh planet yang berada dalam zona habitasi Matahari. Karena jaraknya yang pas, panas yang dipancarkan Matahari ke Bumi tak membuat air habis karena menguap atau membeku menjadi es.

Nah, dari temuan para astronom, hanya sedikit exoplanet yang berada dalam zona habitasi ini. Tiga planet dalam tata surya TRAPPIST-1 adalah contohnya.

Hidup di Bumi juga tak bisa ada tanpa atmosfer. Di Bumi atmosfer mengandung oksigen yang sangat penting bagi sebagian besar mahluk hidup. Atmosfer juga melindungi binatang, termasuk manusia, dari radiasi sinar ultraviolet dan sinar-X Matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 14:17 WIB

Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial

Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 16:25 WIB

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:00 WIB

Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa

Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:46 WIB

Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok

Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:00 WIB

Project Hail Mary: Persahabatan Manusia dan Alien yang Menghangatkan Hati

Project Hail Mary: Persahabatan Manusia dan Alien yang Menghangatkan Hati

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:00 WIB

Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal

Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:07 WIB

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:15 WIB

Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi

Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 14:15 WIB

Ulasan Alien: Romulus, Hadirkan Klimaks Gravitasi Nol yang Penuh Adrenalin!

Ulasan Alien: Romulus, Hadirkan Klimaks Gravitasi Nol yang Penuh Adrenalin!

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×